Sebanyak 5,85 Sebanyak 11,7 gram NaCl dilarutkan dalam air hingga volume larutan menjadi 500 mL. Dari larutan tersebut, diambil 50 mL, kemudian diencerkan hingga volume akhir 250 mL. Jika Mr NaCl = 58,5 g/mol, maka molaritas larutan setelah pengenceran adalah ....gram NaCl dilarutkan dalam air hingga volume larutan menjadi 250 mL. Jika Mr NaCl = 58,5 g/mol, maka molaritas larutan NaCl tersebut adalah ...., 0,04 M, 0,08 M, 0,10 M, 0,20 M, 0,40 M, Larutan H₂SO₄ pekat memiliki kadar 96% massa dan densitas 1,84 g/mL. Jika Mr H₂SO₄ = 98 g/mol, maka molaritas dan normalitas larutan tersebut secara berturut-turut adalah ...., 9,02 M dan 9,02 M, 12,40 M dan 24,80 N, 18,02 M dan 18, 02 N, 18,02 M dan 36,04 N, 46,04 M dan 18,02 N, Seorang mahasiswa ingin menyiapkan larutan NaOH untuk analisis titrasi. Namun, NaOH bersifat higroskopis dan dapat menyerap CO₂ dari udara sehingga konsentrasinya tidak dapat diketahui secara pasti hanya dari penimbangan. Berdasarkan konsep standardisasi, pernyataan yang paling tepat adalah ...., NaOH dapat digunakan sebagai larutan baku primer karena mudah larut dalam air., NaOH harus distandardisasi terlebih dahulu menggunakan larutan baku primer., NaOH merupakan larutan standar primer , NaOH dapat langsung dianggap memiliki konsentrasi tepat jika ditimbang dengan neraca analitik., NaOH lebih tepat digunakan sebagai indikator karena mengalami perubahan warna saat titrasi., Sebanyak 0,265 gram Na₂CO₃ sebagai larutan baku primer dilarutkan dalam air, kemudian dititrasi dengan larutan HCl. Jika Mr Na₂CO₃ = 106 g/mol dan volume HCl yang dibutuhkan untuk mencapai titik ekivalen adalah 25,00 mL, maka molaritas HCl adalah ...., 0,050 M, 0,100 M, 0,150 M, 0,200 M, 0,250 M, Seorang mahasiswa ingin menyiapkan larutan NaOH untuk analisis titrasi. Namun, NaOH bersifat higroskopis dan dapat menyerap CO₂ dari udara sehingga konsentrasinya tidak dapat diketahui secara pasti hanya dari penimbangan. Berdasarkan konsep standardisasi, pernyataan yang paling tepat adalah ....Dalam titrasi asam lemah dengan basa kuat, titik ekivalen berada pada daerah pH lebih besar dari 7. Seorang mahasiswa memilih metil jingga sebagai indikator karena indikator tersebut berubah warna pada suasana asam. Penilaian yang paling tepat terhadap pilihan indikator tersebut adalah ...., Tepat, karena semua titrasi asam basa dapat menggunakan metil jingga., Tepat, karena asam lemah selalu membutuhkan indikator dengan trayek pH asam., Kurang tepat, karena titik ekivalen titrasi asam lemah-basa kuat berada pada pH basa sehingga fenolftalein lebih sesuai., Kurang tepat, karena titrasi asam lemah-basa kuat tidak memiliki titik ekivalen., Tepat, karena perubahan warna metil jingga selalu terjadi tepat pada pH 7..
0%
Larutan
Compartir
Compartir
Compartir
per en/la
U12475317
Editar continguts
Imprimir
Incrustar
Més
Assignacions
Tauler de classificació
Mostrar-ne més
Mostrar-ne menys
Aquesta taula de classificació és privada actualment. Fés clic a
Compartir
per fer-la públic.
El propietari del recurs ha inhabilitat aquesta taula de classificació.
Aquesta taula de classificació està inhabilitada perquè que les teves opcions són diferents a les del propietari del recurs.
Reverteix les opcions
Qüestionari
és una plantilla de final obert. No genera puntuacions per a una taula de classificació.
Cal iniciar la sessió
Estil visual
Tipus de lletra
Subscripció obligatòria
Opcions
Canvia de fonament
Mostrar-ho tot
Apareixeran més formats a mesura que jugueu a l'activitat.
)
Resultats oberts
Copiar enllaç
Codi QR
Suprimir
Restaurar desada automàtica:
?