NUSANTARA, Teori asal-usul manusia praaksara yang menyatakan bahwa nenek moyang bangsa Indonesia berasal dari wilayah Nusantara sendiri., PEARL HARBOUR, Tempat pangkalan Angkatan Laut Amerika Serikat di Hawaii yang diserang oleh Jepang pada 8 Desember 1941., SAMUDRA PASAI, Kerajaan Islam pertama di Nusantara yang pernah menjadi pusat studi Islam di Asia Tenggara., KOISO, Perdana Menteri Jepang yang mengumumkan janji kemerdekaan untuk Indonesia pada September 1944., DOKURITSU, Istilah bahasa Jepang untuk Badan Penyelidiki Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan....JUNBI COSAKAI, MOJOKERTO, Kota di Jawa Timur lokasi ditemukannya peninggalan peninggalan Majapahit seperti Gapura Bajang Ratu., MAJAPAHIT, Kerajaan Hindu-Buddha yang berhasil mempersatukan Nusantara di bawah pemerintahan Raja Hayam Wuruk dan Mahapatih Gajah Mada., FUKUKOICO, Istilah Jepang untuk "Ketua Muda" atau Wakil Ketua BPUPK yang berasal dari Jepang (Ichibangase Yosio)., NAGARAKERTAGAMA, Kitab kuno karangan Mpu Prapanca yang di dalamnya memuat istilah "Pancasila"., PELINDUNG, Slogan propaganda Jepang yang menyebutkan "Nippon ... Asia" (selain Cahaya dan Pemimpin)., PHILOSOPHISCHE, Istilah yang disampaikan Soekarno untuk menyebut "fondasi, filsafat, atau pikiran yang sedalam-dalamnya" bagi dasar negara.....GRONDSLAG, CHUO SANGI IN, Gedung tempat digelarnya peresmian BPUPK pada tanggal 28 Mei 1945 di Jalan Pejambon, Jakarta., SAR KOFAGUS, Salah satu peninggalan prasejarah yang membuktikan nilai-nilai kepercayaan/religius nenek moyang., PIAGAM JAKARTA, Nama rancangan pembukaan undang-undang dasar yang dihasilkan oleh Panitia Sembilan pada 22 Juni 1945., NATIONALE STAAT, Istilah bahasa Prancis (nationale staat) yang digunakan Muhammad Yamin untuk merujuk pada konsep negara kebangsaan., RADJIMAN, Nama tokoh yang menjabat sebagai ketua BPUPK., JAKARTA CHARTER, Nama harian/dokumen rancangan UDA yang disebut "Mukadimah" oleh Muhammad Yamin dan "Gentlemen's Agreement" oleh Sukiman Wirjosandojo., SOEKARNO, Pimpinan Panitia Sembilan yang juga mengusulkan nama "Piagam Jakarta"., KUMAKICI HARADA, Petinggi militer Jepang (Panglima Tentara Jepang di Jawa) yang mengumumkan pembentukan BPUPK pada 27 April 1945., KEKELUARGAAN, Asas yang diusulkan oleh Soepomo yang mendasari kerja sama Indonesia dengan negara-negara di kawasan Asia Timur Raya., SOEPOMO, Tokoh yang menyampaikan usulan dasar negara pada tanggal 31 Mei 1945 dengan fokus pada Teori Integralistik., ENAM PULUH, Jumlah anggota BPUPK yang berasal dari Indonesia (di luar anggota/pengurus istimewa dari Jepang)., LAHIR PANCASILA, Peringatan bersejarah yang jatuh setiap tanggal 1 Juni bertepatan dengan pidato Soekarno., HINOMARU, Nama bendera Jepang yang dikibarkan saat upacara peresmian BPUPK., JENDERAL, Pangkat militer dari Letnan Jenderal Nagano (Panglima Tentara Wilayah Ketujuh yang bermarkas di Singapura)., TEORI KELAS, Teori struktur negara yang ditolak oleh Soepomo karena dianggap menekankan pertentangan kelas/golongan., PERIKEMANUSIAAN, Salah satu dari lima asas dasar negara yang disampaikan oleh Muhammad Yamin pada 29 Mei 1945 (selain Perikebangsaan, Periketuhanan, Perikerakyatan, Kesejahteraan)., WAHID HASYIM, Anggota Panitia Sembilan dari golongan keagamaan yang merupakan tokoh Nahdlatul Ulama (NU)., CHAUVINISME, Sikap menganggap bangsa sendiri lebih unggul daripada bangsa lain yang ditolak Soekarno dalam prinsip Internasionalisme., DELAPAN, Jumlah anggota Panitia Kecil yang dibentuk setelah masa persidangan pertama BPUPK untuk mengklasifikasikan usulan para anggota.

દ્વારા

લીડરબોર્ડ

દૃશ્યમાન શૈલી

વિકલ્પો

ટેમ્પલેટ બદલો

આપોઆપ સંગ્રહ થયેલ છે: ?