Seorang anak laki-laki usia 8 tahun dibawa ibunya ke poliklinik dengan keluhan nyeri menelan sejak 2 hari yang lalu. Demam mencapai 39°C. Tidak ada batuk maupun pilek. Pada pemeriksaan ditemukan tonsil T3-T3 hiperemis dengan eksudat putih serta limfadenopati servikal anterior yang nyeri tekan. Etiologi tersering yang paling mungkin menyebabkan kondisi pasien adalah:, Rhinovirus, Epstein-Barr Virus, Streptococcus pyogenes, Adenovirus, Corynebacterium diphtheriae, Seorang anak perempuan usia 7 tahun datang dengan nyeri tenggorok sejak 3 hari. Demam 38,5°C. Tidak ada batuk. Tonsil tampak membesar dengan eksudat. Terdapat pembesaran kelenjar getah bening servikal anterior. Skor McIsaac pasien tersebut adalah:, 2, 3, 4, 6, 5, Seorang anak laki-laki usia 5 tahun datang dengan keluhan nyeri tenggorok. Selain itu terdapat pilek, batuk, suara serak, dan konjungtivitis. Penyebab yang paling mungkin adalah:, Infeksi virus, Streptococcus pyogenes, Corynebacterium diphtheriae, Staphylococcus aureus, Mycoplasma pneumoniae, Seorang anak laki-laki usia 10 tahun didiagnosis faringitis streptokokus setelah hasil rapid antigen test positif. Terapi lini pertama yang direkomendasikan adalah:, Azitromisin 3 hari, Klindamisin 2 hari, Seftriakson 3 hari, Penisilin atau amoksisilin 10 hari, Kotrimoksazol 5 hari, Seorang anak perempuan usia 10 tahun datang dengan tonsilitis akut. Dokter menjelaskan kepada orang tua bahwa pembesaran tonsil terjadi akibat respons imun lokal terhadap infeksi. Struktur yang paling berperan sebagai pertahanan imun lokal tersebut adalah:, Jaringan mukosa respiratorik pada bronkus utama, Jaringan limfoid cincin Waldeyer pada orofaring, Jaringan kartilago elastis pada laring anak, Jaringan epitel kolumnar pada rongga hidung, Jaringan otot konstriktor pada faring posterior, Seorang anak laki-laki usia 5 tahun dibawa ke IGD karena nyeri tenggorok berat dan demam. Pada pemeriksaan tampak lapisan putih keabu-abuan yang menutupi tonsil dan palatum. Saat dicoba dilepaskan menggunakan spatula, lapisan tersebut berdarah. Diagnosis yang paling mungkin adalah:, Mononukleosis infeksiosa dengan limfadenopati berat, Difteri respiratorik dengan pembentukan pseudomembran, Tonsilitis bakterial dengan eksudat purulen luas, Faringitis virus dengan hiperplasia jaringan limfoid, Kandidiasis oral dengan kolonisasi jamur mukosa, Seorang anak laki-laki usia 6 tahun dirawat dengan diagnosis difteri. Pada hari ke-10 perawatan muncul sesak, palpitasi, dan aritmia. Komplikasi yang paling mungkin terjadi adalah:, Miokarditis akibat penyebaran efek toksin difteri, Endokarditis akibat infeksi bakteri sekunder akut, Gagal jantung akibat penyakit jantung bawaan lama, Kardiomiopati akibat kelainan genetik yang mendasari, Perikarditis akibat inflamasi virus sistemik berat, Seorang anak perempuan usia 5 tahun datang dengan keluhan nyeri tenggorok hebat. Pada pemeriksaan tampak deviasi uvula ke kanan, trismus, dan pembengkakan peritonsil kiri. Diagnosis yang paling mungkin adalah:, Epiglotitis akut akibat infeksi saluran napas atas, Faringitis virus akibat infeksi adenovirus musiman, Abses retrofaring sebagai komplikasi infeksi leher, Laringotrakeitis akut akibat infeksi virus respiratorik, Abses peritonsil sebagai komplikasi tonsilitis akut, Seorang anak laki-laki usia 8 tahun mengalami faringitis streptokokus tetapi tidak mendapatkan pengobatan yang adekuat. Empat minggu kemudian muncul nyeri sendi berpindah-pindah dan murmur jantung baru. Mekanisme yang paling mungkin mendasari kondisi tersebut adalah:, Invasi bakteri berulang melalui pembuluh limfatik lokal, Penyebaran langsung bakteri menuju jaringan miokardium, Pembentukan abses mikro pada jaringan katup jantung, Reaksi autoimun akibat molecular mimicry pascainfeksi, Aktivasi toksin bakteri terhadap jaringan endotel vaskular, Seorang anak laki-laki usia 4 tahun datang dengan suspek difteri. Pada pemeriksaan tampak pembengkakan leher yang luas akibat limfadenitis dan edema jaringan lunak servikal. Istilah yang tepat untuk temuan tersebut adalah:, Swan neck akibat pemanjangan struktur servikal anterior, Webbed neck akibat kelainan kongenital jaringan leher, Bull neck akibat edema servikal masif bilateral, Short neck akibat gangguan pertumbuhan tulang servikal, Barrel neck akibat deformitas toraks kronik progresif, Seorang anak perempuan usia 7 tahun datang dengan nyeri tenggorok sejak 2 hari. Suhu 39°C. Tidak ada batuk. Tonsil T3-T3 dengan eksudat putih. Limfadenopati servikal anterior ditemukan. Tidak ada pseudomembran. Imunisasi lengkap. Diagnosis yang paling mungkin adalah:, Kandidiasis orofaring tanpa faktor risiko imunodefisiensi, Faringitis virus akut dengan respons inflamasi berat, Difteri respiratorik ringan tanpa manifestasi khas lain, Mononukleosis infeksiosa tanpa limfadenopati generalisata, Faringitis streptokokus akut dengan keterlibatan tonsil, Seorang anak perempuan usia 8 tahun dibawa ke poliklinik karena nyeri tenggorok sejak 3 hari yang lalu. Demam mencapai 39°C. Tidak ada batuk maupun pilek. Pada pemeriksaan ditemukan tonsil T3-T3 hiperemis dengan eksudat putih. Terdapat limfadenopati servikal anterior bilateral. Dokter menghitung skor McIsaac dan memperoleh skor 5. Langkah yang paling tepat selanjutnya adalah:, Memberikan antibiotik empiris karena probabilitas streptokokus tinggi, Melakukan foto toraks karena dicurigai penyebaran sistemik awal, Memberikan kortikosteroid tunggal karena inflamasi tampak berat, Memberikan antivirus empiris karena gejala baru berlangsung singkat, Melakukan kultur darah karena risiko bakteremia cukup besar, Seorang anak laki-laki usia 4 tahun dibawa ke IGD dengan keluhan sulit bernapas. Sejak tiga hari sebelumnya pasien mengalami demam dan nyeri menelan. Pada pemeriksaan tampak pseudomembran keabu-abuan pada orofaring dan pembengkakan leher difus. Saturasi oksigen 89%. Prioritas tatalaksana yang paling penting pada pasien tersebut adalah:, Menunggu hasil kultur sebelum menentukan diagnosis pasti, Memberikan antipiretik sebelum terapi definitif diberikan, Memberikan cairan rumatan sesuai kebutuhan harian pasien, Mengamankan jalan napas sebelum komplikasi obstruksi terjadi, Mengambil swab tenggorok sebelum tindakan lain dilakukan, Seorang anak perempuan usia 8 tahun datang dengan demam tinggi dan nyeri menelan sejak 3 hari yang lalu. Pada pemeriksaan ditemukan tonsil T3-T3 hiperemis dengan eksudat putih serta limfadenopati servikal anterior. Dokter menjelaskan kepada mahasiswa koas bahwa pembesaran tonsil pada pasien merupakan bagian dari respons imun terhadap patogen yang masuk melalui rongga mulut. Proses yang paling berperan dalam terjadinya pembesaran tonsil pada kondisi tersebut adalah:, Hipertrofi serabut otot faring akibat peningkatan aktivitas menelan, Metaplasia epitel skuamosa akibat inflamasi mukosa berkepanjangan, Hiperplasia jaringan limfoid akibat stimulasi antigen berulang, Degenerasi hidropik sel epitel akibat kerusakan membran seluler, Deposisi kolagen pada stroma tonsil akibat proses fibrosis kronik, Seorang anak usia 3 tahun datang dengan demam ringan dan pseudomembran pada tonsil. Status imunisasi menunjukkan anak belum pernah menerima imunisasi DPT sejak lahir. Faktor risiko terkuat yang menyebabkan penyakit pasien adalah:, Riwayat sering mengonsumsi makanan cepat saji, Riwayat tidak mendapatkan imunisasi dasar lengkap, Riwayat tinggal pada daerah dataran tinggi dingin, Riwayat lahir dengan berat badan rendah dahulu, Riwayat mengalami infeksi saluran napas berulang
0%
ISPA
Podijeli
Podijeli
Podijeli
Autor
Fakultaskedokte1
Uredi sadržaj
Ispis
Postavi
Više
Zadatke
Top-lista
Pokaži više
Pokaži manje
Ova top-lista je trenutno privatna. Odaberite opciju
Podijeli
da biste je javno objavili.
Ovu top-listu onemogućio je vlasnik sadržaja.
Ova top-lista je onemogućena jer se vaš odabir opcija razlikuje od postavki vlasnika sadržaja.
Vrati opcije na početne postavke
Otvori kutiju
je otvoreni predložak. Ne generira rezultate za top-listu.
Prijava je obvezna
Vizualni stil
Fontovi
Potrebna je pretplata
Postavke
AI poboljšano: Ova aktivnost sadrži sadržaj generiran umjetnom inteligencijom.
Uči više.
Promijeni predložak
Prikaži sve
Više formata prikazat će se dok budete igrali.
Otvoreni rezultati
Kopiraj vezu
QR kôd
Izbriši
Vrati automatski spremljeno:
?