Majas Metafora, 1. Presiden Rusia tersulut api amarah, Pria itu seorang buaya darat, Malas baca jadi otak udang, Mereka semua pasang muka tembok, Hati-hati dengan tikus berdasi disekitarmu, Pria sukses itu dulu dianggap sampah masyarakat, Si jago merah berhasil melahap seluruh rumah, Anak itu adalah tulang punggung keluarganya, Raja Siang sudah mulai meninggi, jangan pernah berkecil hati jika mengalami kegagalan., Majas Simile, Tubuhnya seperti tiang yang menjulang tinggi, Wajahnya bagaikan sinar bulan yang menerangi malam, Wataknya seperti batu yang susah dilunakkan, Kerjanya seperti mesin yang tidak pernah berhenti., Dia pemberani bak singa yang tak pernah takut., Hubungan adik kakak itu bagaikan kucing dan anjing yang tak pernah akur, Pasangan suami istri itu bagaikan romeo dan juliet, Cara jalannya bak puteri keraton, Jalani hidup ini seperti air yang mengalir, Kesabaran Ibu seluas samudera, Majas Repetisi, Dia bertanya-tanya dalam hatinya, Dia datang dengan senyuman, senyuman penuh makna, Suara gemuruh malam, menggetarkan segalanya, Dia menangis, dan terus menangis, Daun-daun berhamburan, membentuk hamparan, Anak kecil itu tertawa riang dengan tawa yang menggelitik hati., Makan tinggal makan, tidur tinggal tidur., Dia menari dengan gerakan-gerakan yang lincah yang mampu penonton terpesona., Kalau begitu kamu boleh pergi, adik boleh pergi, kakak boleh pergi, asal izin dulu., Dia bertanya-tanya di dalam hatinya yang penuh dengan pertanyaan-pertanyaan yang belum terjawab..

Papan Peringkat

Gaya visual

Pilihan

Berganti templat

Pulihkan simpan otomatis: ?