Mengapa perkembangan sosial penting bagi peserta didik SD/MI , Agar anak cepat masuk dunia kerja , agar anak mampu berinteraksi dan bekerja sama sengan orang lain , Agar nilai ujian akademik selalu tinggi , agar anak tidak perlu bergantung pada orang tua dalam segala hal , Menurut teori perkembangan sosial apa peran utama teman sebaya bagi anak SD/MI, Sebagai tempat anak belajar peran dan aturan sosial secara langsung, Sebagai sumber tekanan sehingga sebaiknya dihindari, Sebagai satu-satunya sumber nilai moral, Sebagai pengganti penuh peran orang tua di rumah, Ciri utama perkembangan sosial anak SD/MI kelas awal (kelas 1-3) adalah..., Lebih senang bermain sendiri dan menghindari teman, Mulai tertarik membangun hubungan yang lebih akrab dengan lawan jenis, Mulai belajar bekerja sama melalui permainan kelompok sederhana, Sudah mampu berpikir abstrak tentang nilai dan norma sosial yang kompleks, Faktor keluarga yang paling berpengaruh positif terhadap perkembangan sosial anak SD/MI adalah..., Orang tua yang selalu menuruti semua keinginan anak tanpa batas, Orang tua yang jarang berkomunikasi karena sibuk bekerja, Orang tua yang memberi kasih sayang dan menjadi teladan dalam berperilaku sosial, Orang tua yang hanya fokus pada prestasi akademik anak, Salah satu ciri perkembangan sosial anak SD/MI kelas tinggi (kelas 4-6) adalah..., Tidak mampu merasakan perasaan orang lain, Mulai membentuk kelompok kecil (geng) dan sangat peduli pada penerimaan teman, Tidak tertarik bermain kelompok dan hanya ingin bersama orang tua, Belum memahami peraturan dan tanggung jawab dalam kelompok, Dalam konteks perkembangan sosial siswa SDMI, mengajarkan keterampilan komunikasi asertif bertujuan untuk:, Mengajarkan siswa untuk diam saja ketika berbeda pendapat, Membuat siswa selalu menuruti keinginan teman agar tidak terjadi konflik, Melatih siswa berbicara lebih keras agar selalu didengar, Membantu siswa menyampaikan pendapat dan perasaan dengan jujur tanpa menyakiti orang lain, Menurut Piaget, kebanyakan siswa SD berada pada tahap perkembangan kognitif apa, dan apa implikasinya bagi interaksi sosial di kelas?, Tahap operasional formal, sehingga mereka mampu berpikir abstrak tentang moralitas, Tahap operasional konkret, sehingga mereka mulai mampu memahami aturan dan sudut pandang orang lain, Tahap sensorimotor, sehingga mereka belum mampu berinteraksi sosial, Tahap praoperasional, sehingga semua berpikir egosentris tanpa bisa kerja sama, Dalam konteks pembelajaran di SD/MI, manakah contoh implikasi praktis dari teori Erikson tentang pentingnya rasa kompeten (industry) bagi perkembangan sosial siswa?, Guru hanya memuji siswa yang selalu mendapat nilai tertinggi, Guru sering membandingkan nilai siswa di depan kelas untuk memacu persaingan, Guru memberi tugas yang menantang namun sesuai kemampuan, lalu mengakui usaha dan keberhasilan setiap siswa, Guru mengabaikan hasil kerja kelompok dan hanya menilai ujian tertulis individu, Dalam konteks sekolah, faktor lingkungan yang dapat menghambat perkembangan sosial anak SD/MI adalah..., Adanya perundungan (bullying) yang tidak ditangani dengan baik, Kelas yang hangat, guru ramah, dan banyak kegiatan kelompok, Program ekstrakurikuler yang melatih kerja sama, danya budaya saling menghargai dan tolong-menolong di sekolah, Implikasi praktis perkembangan sosial anak SD/MI bagi guru dalam pembelajaran di kelas adalah....., Melarang anak berdiskusi agar kelas tetap tenang, Memberikan hukuman fisik agar anak disiplin dalam berkelompok, Menciptakan kegiatan belajar yang melibatkan kerja sama dan komunikasi antar siswa, Mengabaikan konflik kecil antar siswa karena dianggap bagian dari perkembangan.
0%
Evaluasi
공유
공유
공유
만든이
Nabilarahma879
콘텐츠 편집
인쇄
퍼가기
더보기
할당
순위표
더 보기
접기
이 순위표는 현재 비공개입니다.
공유
를 클릭하여 공개할 수 있습니다.
자료 소유자가 이 순위표를 비활성화했습니다.
옵션이 자료 소유자와 다르기 때문에 이 순위표가 비활성화됩니다.
옵션 되돌리기
퀴즈
(은)는 개방형 템플릿입니다. 순위표에 올라가는 점수를 산출하지 않습니다.
로그인이 필요합니다
비주얼 스타일
글꼴
구독 필요
옵션
템플릿 전환하기
모두 표시
액티비티를 플레이할 때 더 많은 포맷이 나타납니다.
결과 열기
링크 복사
QR 코드
삭제
자동 저장된
게임을 복구할까요?