Seorang dosen merancang pembelajaran di mana mahasiswa harus menganalisis kasus, menilai solusi, lalu merancang pendekatan baru. Hal ini menunjukkan bahwa…, Tahap kognitif dapat dilalui secara terpisah sesuai kebutuhan, Tahap mencipta berdiri sendiri tanpa ketergantungan tahap sebelumnya, Proses berpikir tingkat tinggi melibatkan sebagian tahap sebelumnya saja, Integrasi beberapa tahap kognitif terjadi secara bertahap menuju kompleksitas, Mahasiswa sangat terampil presentasi tetapi tidak mampu menjelaskan alasan teknik yang digunakan. Kondisi ini menunjukkan…, Keterampilan berkembang lebih cepat dibandingkan pemahaman konsep, Pemahaman konsep berkembang tetapi tidak teraktualisasi dalam praktik, Ranah keterampilan dan pengetahuan berkembang secara tidak seimbang, Ketiga ranah berkembang dengan dominasi pada keterampilan, Perubahan dari “menghargai” ke “menghayati” ditunjukkan ketika…, Individu mulai menerima nilai dan menunjukkan kesediaan, Individu menunjukkan respon aktif terhadap nilai, Individu mengakui pentingnya nilai dalam situasi tertentu, Individu mengorganisasi nilai menjadi bagian dari sistem pribadinya, Mahasiswa mampu presentasi akurat tetapi belum bisa menyesuaikan dengan audiens berbeda. Tahapnya adalah…, Keterampilan sudah stabil tetapi belum adaptif terhadap konteks, Keterampilan masih dalam tahap pembiasaan melalui latihan, Keterampilan sudah fleksibel tetapi belum konsisten, Keterampilan sudah otomatis tanpa perlu penyesuaian, Mahasiswa dilatih mengevaluasi tanpa pemahaman konsep mendalam. Dampak utamanya adalah…, Penilaian menjadi lebih cepat tetapi kurang komprehensif, Penilaian dilakukan tanpa dasar konseptual yang kuat, Evaluasi tetap berjalan dengan bantuan pengalaman, Kemampuan berpikir tetap berkembang secara parsial, Mahasiswa mampu menghubungkan konsep tetapi belum dapat menentukan keputusan. Ini menunjukkan…, Batas antara pengolahan informasi dan penilaian informasi, Peralihan dari penggunaan konsep ke pemaknaan konsep, Transisi dari pemahaman menuju penggunaan konsep, Peralihan dari evaluasi menuju penciptaan ide baru, Kemampuan memodifikasi teknik sesuai situasi baru menunjukkan bahwa…, Keterampilan telah mencapai ketepatan dan konsistensi tinggi, Keterampilan mulai berkembang melalui latihan berulang, Keterampilan telah terintegrasi dan dapat disesuaikan, Keterampilan dilakukan secara otomatis tanpa kesadaran, Ranah afektif dianggap kompleks karena…, Berkaitan dengan respon yang bersifat sementara, Lebih sulit dibandingkan ranah lain secara umum, Tidak memiliki indikator yang jelas dalam pembelajaran, Melibatkan proses internalisasi yang tidak selalu tampak, Mahasiswa menciptakan strategi belajar baru dari refleksi dirinya. Ini menunjukkan bahwa…, Terjadi integrasi antara penilaian dan penciptaan, Analisis tidak terlalu berperan dalam proses tersebut, Pengalaman lebih dominan dibandingkan konsep, Proses berpikir berhenti pada tahap penerapan, Hubungan ketiga ranah pembelajaran bersifat…, Saling berkaitan tetapi dapat dipisahkan dalam praktik, Terintegrasi dan saling memperkuat dalam pembelajaran, Memiliki fungsi berbeda namun tidak saling memengaruhi, Berjalan sendiri sesuai dengan tujuan pembelajaran, Tahap “menanggapi” dalam ranah afektif ditunjukkan dengan…, Kesediaan menerima nilai tanpa keterlibatan aktif, Internalisasi nilai ke dalam diri, Konsistensi perilaku berdasarkan nilai, Reaksi aktif terhadap stimulus yang diberikan, Mahasiswa melakukan keterampilan secara otomatis dan fleksibel. Ini menunjukkan bahwa…, Keterampilan telah menjadi bagian dari kebiasaan adaptif, Keterampilan telah mencapai ketepatan tinggi, Keterampilan telah terkoordinasi dengan baik, Keterampilan masih berkembang melalui latihan, Keterampilan masih berkembang melalui latihan, Pemahaman konsep menjadi tidak maksimal, Kemampuan analisis menjadi terbatas, Potensi inovasi tidak berkembang optimal, Evaluasi tidak dapat dilakukan, Mahasiswa mampu memahami dan menerapkan tetapi tidak dapat memilah informasi penting. Ini menunjukkan bahwa…, Penggunaan konsep belum tepat dalam konteks, Penilaian belum dilakukan secara menyeluruh, Pemahaman belum mencapai tingkat mendalam, Pengolahan informasi belum sampai pada tahap pemilahan, Pembelajaran yang hanya menekankan ranah kognitif berpotensi menghasilkan mahasiswa yang…, Memiliki pemahaman kuat tetapi kurang dalam pembentukan nilai, Memiliki keterampilan tinggi tanpa dasar konsep, Memiliki sikap baik tanpa kemampuan berpikir, Seimbang dalam semua aspek pembelajaran.
0%
Objective
공유
공유
공유
만든이
Tpstoreunj
콘텐츠 편집
인쇄
퍼가기
더보기
할당
순위표
더 보기
접기
이 순위표는 현재 비공개입니다.
공유
를 클릭하여 공개할 수 있습니다.
자료 소유자가 이 순위표를 비활성화했습니다.
옵션이 자료 소유자와 다르기 때문에 이 순위표가 비활성화됩니다.
옵션 되돌리기
퀴즈
(은)는 개방형 템플릿입니다. 순위표에 올라가는 점수를 산출하지 않습니다.
로그인이 필요합니다
비주얼 스타일
글꼴
구독 필요
옵션
템플릿 전환하기
모두 표시
액티비티를 플레이할 때 더 많은 포맷이 나타납니다.
)
결과 열기
링크 복사
QR 코드
삭제
자동 저장된
게임을 복구할까요?