Pancasila disebut sebagai ideologi terbuka bukan karena nilai dasarnya dapat diubah, melainkan karena, Pancasila dapat digantikan jika tidak sesuai perkembangan zaman, Nilai dasarnya tetap, sedangkan penerapannya dapat menyesuaikan perkembangan masyarakat, Pancasila tidak memiliki aturan yang mengikat, Pancasila bebas ditafsirkan sesuai kepentingan penguasa, Suatu kelompok menganggap bahwa hanya pandangan kelompoknya yang benar dan berusaha memaksakan pandangan tersebut kepada seluruh masyarakat. Kondisi tersebut paling bertentangan dengan karakter Pancasila sebagai, Ideologi tertutup, Ideologi fleksibel, Ideologi terbuka, Ideologi individualis, Pemerintah membuat kebijakan baru mengenai penggunaan teknologi digital. Kebijakan tersebut tidak secara langsung disebutkan dalam Pancasila, tetapi dibuat berdasarkan prinsip kemanusiaan, keadilan, dan kepentingan umum. Kebijakan tersebut merupakan contoh, Nilai dasar, Nilai instrumental, Nilai praksis, Nilai material, Salah satu fungsi ideologi bagi suatu negara adalah, Menghapus kebudayaan, Menjadi pedoman dalam mencapai tujuan negara, Membatasi perkembangan masyarakat, Menghilangkan perbedaan, Jika perkembangan teknologi menyebabkan munculnya budaya individualisme yang semakin kuat, tindakan yang paling sesuai dengan Pancasila adalah, Menolak seluruh teknologi modern, Mengikuti budaya tersebut agar dianggap modern, Menggunakan teknologi sambil mempertahankan nilai gotong royong dan kepedulian sosial, Melarang masyarakat menggunakan internet, Perbedaan utama ideologi Pancasila dengan ideologi liberalisme dalam memandang kebebasan adalah, Pancasila menolak kebebasan individu, Liberalisme tidak mengenal kebebasan individu, Pancasila menempatkan kebebasan bersama dengan tanggung jawab dan kepentingan sosial, Pancasila hanya mengutamakan kepentingan negara, Sebuah kebijakan memberikan kebebasan ekonomi sepenuhnya kepada individu sehingga kelompok yang memiliki modal besar semakin menguasai sumber daya. Jika ditinjau dari nilai Pancasila, persoalan utama kebijakan tersebut adalah., Kurangnya kebebasan politik, Tidak adanya persaingan ekonomi, Potensi bertentangan dengan prinsip keadilan sosial, Bertentangan dengan sila pertama, Ideologi dapat berfungsi sebagai orientasi karena ideologi, Memberikan arah dan tujuan yang ingin dicapai oleh masyarakat, Mengatur seluruh tindakan manusia secara terperinci, Menghapus perbedaan pendapat, Membatasi perkembangan ilmu pengetahuan, Apabila suatu ideologi digunakan penguasa untuk membenarkan seluruh kebijakan tanpa memberikan ruang kritik, keadaan tersebut menunjukkan penyimpangan berupa, Keterbukaan ideologi, Demokratisasi ideologi, Dogmatisme ideologi, Fleksibilitas ideologi, Pancasila dapat menjadi pemersatu bangsa yang memiliki berbagai suku, agama, dan budaya karena, Pancasila menghapus identitas kelompok, Pancasila memaksakan satu kebudayaan, Pancasila memiliki nilai bersama yang dapat diterima berbagai kelompok, Pancasila hanya mengutamakan mayoritas, Suatu nilai asing masuk ke Indonesia dan memiliki unsur positif, tetapi juga mengandung nilai yang bertentangan dengan Pancasila. Sikap yang paling tepat adalah, Menolak seluruhnya, Menerima seluruhnya, Mengambil unsur yang sesuai dan menolak yang bertentangan, Mengganti Pancasila dengan nilai asing, Dalam konteks ideologi terbuka, keterbukaan terhadap perubahan harus tetap dibatasi oleh, Kepentingan kelompok tertentu, Keinginan pemerintah, Nilai dasar Pancasila, Budaya asing, Jika nilai dasar adalah prinsip fundamental Pancasila, sedangkan nilai praksis merupakan pelaksanaannya dalam kehidupan nyata, maka hubungan keduanya adalah, Tidak saling berkaitan, Nilai praksis menjadi dasar perubahan nilai dasar, Nilai praksis merupakan perwujudan nilai dasar dalam kehidupan, Nilai dasar hanya berlaku dalam pemerintahan, Sebuah masyarakat menyelesaikan konflik dengan cara voting tanpa mempertimbangkan kepentingan kelompok minoritas. Ditinjau dari demokrasi Pancasila, masalah utama tindakan tersebut adalah, Voting selalu dilarang, Tidak adanya penghormatan terhadap prinsip musyawarah dan keadilan, Masyarakat tidak menggunakan demokrasi, Kelompok mayoritas tidak boleh mengambil keputusan, Ideologi tertutup cenderung berbahaya apabila diterapkan secara ekstrem karena, Terlalu mudah menerima perubahan, Memberikan terlalu banyak kebebasan, Cenderung memaksakan kebenaran tertentu dan membatasi kritik, Tidak mempunyai nilai dasar, Pancasila sebagai ideologi negara memiliki hubungan erat dengan UUD 1945 karena, UUD 1945 menggantikan kedudukan Pancasila, UUD 1945 menjadi salah satu bentuk penjabaran nilai Pancasila dalam kehidupan bernegara, Pancasila hanya berlaku sebelum UUD 1945, UUD 1945 tidak berkaitan dengan nilai Pancasila, Dalam menghadapi arus globalisasi, sikap yang paling mencerminkan ideologi Pancasila adalah, Menutup diri dari dunia internasional, Menerima seluruh pengaruh global, Selektif terhadap pengaruh global berdasarkan nilai Pancasila, Menganggap budaya asing selalu lebih baik, Jika masyarakat hanya mengejar keuntungan pribadi dan mengabaikan kepentingan sosial, nilai Pancasila yang paling terancam adalah, Ketuhanan Yang Maha Esa, Kemanusiaan yang Adil dan Beradab, Persatuan Indonesia, Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia, Salah satu alasan Pancasila mampu bertahan sebagai ideologi Indonesia adalah, Tidak pernah mengalami tantangan, Memiliki nilai yang bersumber dari kehidupan dan budaya bangsa, Tidak boleh dikritik dalam keadaan apa pun, Selalu mengikuti ideologi negara lain, Apabila suatu peraturan dibuat bertentangan dengan nilai kemanusiaan dan keadilan yang terkandung dalam Pancasila, maka peraturan tersebut, Tetap benar karena dibuat pemerintah, Harus diterima tanpa kritik, Perlu dikaji karena bertentangan dengan nilai dasar Pancasila, Otomatis menjadi bagian dari Pancasila, Hubungan antara Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika paling tepat ditunjukkan oleh pernyataan, Pancasila menghapus keberagaman, sedangkan Bhinneka Tunggal Ika mempertahankannya, Pancasila menjadi dasar nilai dalam menjaga persatuan di tengah keberagaman, Bhinneka Tunggal Ika menggantikan Pancasila, Keduanya hanya berkaitan dengan kebudayaan, Jika seseorang menggunakan kebebasan berpendapat untuk menyebarkan kebencian terhadap kelompok lain, tindakan tersebut tidak dapat dibenarkan atas nama kebebasan karena, Kebebasan tidak memiliki batas, Kebebasan harus disertai tanggung jawab dan menghormati hak orang lain, Pendapat hanya boleh disampaikan pemerintah, Masyarakat tidak memiliki hak berpendapat, Pernyataan yang paling tepat mengenai hubungan ideologi dan identitas nasional adalah, Ideologi tidak berhubungan dengan identitas nasional, Ideologi dapat menjadi dasar nilai yang membentuk karakter dan identitas bangsa, Identitas nasional harus mengikuti negara maju, Ideologi hanya berfungsi dalam pemerintahan, Seorang warga menolak membantu korban bencana karena menganggap masalah tersebut bukan urusannya. Jika dikaitkan dengan Pancasila, sikap tersebut terutama menunjukkan lemahnya, Individualisme positif, Kepedulian sosial dan semangat kemanusiaan, Nasionalisme, Kebebasan berpendapat, Jika nilai Pancasila diterapkan hanya dalam bentuk slogan tanpa diwujudkan dalam tindakan, kondisi tersebut menunjukkan, Nilai praksis telah berhasil, Kesenjangan antara nilai dan praktik, Ideologi telah berubah, Pancasila menjadi ideologi tertutup, Salah satu indikator bahwa Pancasila benar-benar menjadi ideologi yang hidup dalam masyarakat adalah, Pancasila hanya dihafalkan, Pancasila hanya digunakan dalam upacara, Nilai Pancasila tercermin dalam perilaku dan kebijakan masyarakat serta negara, Semua orang memiliki pendapat yang sama, Ideologi Pancasila tidak dapat disamakan dengan sekadar kumpulan aturan karena, Pancasila hanya berisi aturan hukum, Pancasila memuat nilai dan cita-cita yang menjadi pedoman kehidupan bangsa, Pancasila tidak memiliki nilai, Pancasila hanya berlaku bagi pejabat, Dalam menghadapi konflik antara kepentingan individu dan kepentingan masyarakat, Pancasila pada dasarnya menghendaki, Kepentingan individu selalu diutamakan, Kepentingan masyarakat selalu menghapus hak individu, Keseimbangan antara hak individu dan kepentingan bersama, Negara mengambil semua keputusan, Mengapa perubahan dalam penerapan Pancasila tidak boleh dilakukan secara sembarangan?, Karena Pancasila tidak boleh diterapkan dalam kehidupan modern, Karena perubahan harus tetap berlandaskan nilai dasar Pancasila, Karena semua perubahan pasti bertentangan dengan Pancasila, Karena Pancasila hanya berlaku pada masa lalu, Sebuah negara menghadapi perkembangan teknologi, globalisasi, dan perubahan sosial yang cepat. Negara tersebut ingin mempertahankan ideologinya tanpa menjadi tertutup terhadap perubahan. Prinsip yang paling tepat diterapkan adalah, Mempertahankan seluruh bentuk penerapan lama tanpa perubahan, Mengganti nilai dasar dengan nilai yang sedang populer, Mempertahankan nilai fundamental sambil mengembangkan penerapannya sesuai kebutuhan zaman, Menolak seluruh pengaruh dari luar negeri

Papan mata

Gaya visual

Pilihan

Tukar templat

Pulihkan autosimpan: ?