Poster propaganda fenomenal "Boeng, Ajo Boeng!" diciptakan atas kolaborasi antara pelukis dan penyair, yaitu..., Basoeki Abdullah dan Sitor Situmorang, Affandi dan Chairil Anwar, Sudjojono dan Pramoedya Ananta Toer, Raden Saleh dan Usmar Ismail, Media utama yang digunakan para sastrawan dan seniman untuk menyebarkan puisi serta lagu perjuangan ke seluruh pelosok tanah air adalah..., Surat kabar Belanda, Radio Republik Indonesia (RRI), Pamflet helikopter, Televisi nasional, Puisi berjudul "Karawang-Bekasi" karya Chairil Anwar menggambarkan tentang..., Kemenangan diplomasi Indonesia di KTT, Keindahan alam di Jawa Barat, Penghormatan dan kenangan atas pengorbanan para pejuang yang gugur, Ajakan untuk menyerah kepada sekutu, Organisasi seniman yang menjadi wadah berkumpulnya para pelukis perjuangan pada masa revolusi adalah..., Lembaga Kebudayaan Rakyat (Lekra), Seniman Indonesia Muda (SIM), Pusat Kebudayaan Belanda, Taman Ismail Marzuki, Sastra dan karya seni pada era revolusi dikategorikan sebagai "senjata diplomasi" karena..., Dibuat untuk dijual kepada tentara Sekutu, Dapat digunakan untuk menukar tawanan perang, Berisi sandi rahasia rahasia militer, Berhasil menyampaikan pesan propaganda semangat kemerdekaan dan menarik simpati masyarakat dunia
0%
kelompok 2
Del
Del
etter
Dellaaja745
Rediger innhold
Skriv ut
Innebygd
Mer
Tildelinger
Ledertavle
Vis mer
Vis mindre
Denne ledertavlen er for øyeblikket privat. Klikk
Share
for å gjøre den offentlig.
Denne ledertavlen er deaktivert av ressurseieren.
Denne ledertavlen er deaktivert fordi alternativene er forskjellige fra ressurseieren.
Alternativer for tilbakestilling
Spørrelek
er en åpen mal. Det genererer ikke poengsummer for en ledertavle.
Pålogging kreves
Visuell stil
Skrifter
Krever abonnement
Alternativer
Bytt mal
Vis alle
Åpne resultater
Kopier kobling
QR-kode
Slette
Gjenopprett automatisk lagring:
?