Berdasarkan UUD 1945 setelah amandemen, lembaga-lembaga negara yang dikategorikan sebagai Lembaga Tinggi Negara adalah..., MPR, DPR, DPD, Presiden, BPK, MA, MK, dan KY, Presiden, Wakil Presiden, Menteri, DPR, dan MPR, MPR, DPR, DPD, DPRD, dan Presiden, Presiden, Mahkamah Agung, dan Mahkamah Konstitusi, DPR, DPD, MPR, dan Menteri Negara, Lembaga legislatif di Indonesia pasca amandemen UUD 1945 menganut sistem.., Unikameral, Trikameral, Bikameral (MPR terdiri dari DPR dan DPD), Monokameral, Federal, Lembaga tinggi negara yang memiliki wewenang untuk mengubah dan menetapkan UUD adalah..., Presiden, Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Mahkamah Konstitusi (MK), Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR), Dewan Perwakilan Daerah (DPD), Selain mengubah UUD, tugas utama lain dari Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) adalah..., Melantik Presiden dan/atau Wakil Presiden, Menyusun Rancangan Undang-Undang, Memeriksa pengelolaan keuangan negara, Mengadili perkara tingkat kasasi, Menetapkan APBN setiap tahunnya, MPR dapat memberhentikan Presiden dan/atau Wakil Presiden dalam masa jabatannya atas usul dari..., Mahkamah Agung, Mahkamah Konstitusi, Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Dewan Perwakilan Daerah (DPD), Badan Pemeriksa Keuangan (BPK)
0%
PPKN
Del
Del
etter
Saragihgavin70
Rediger innhold
Lagre
Som
Skriv ut
Innebygd
Mer
Tildelinger
Ledertavle
Vis mer
Vis mindre
Denne ledertavlen er for øyeblikket privat. Klikk
Share
for å gjøre den offentlig.
Denne ledertavlen er deaktivert av ressurseieren.
Denne ledertavlen er deaktivert fordi alternativene er forskjellige fra ressurseieren.
Alternativer for tilbakestilling
Spørrelek
er en åpen mal. Det genererer ikke poengsummer for en ledertavle.
Pålogging kreves
Visuell stil
Skrifter
Krever abonnement
Alternativer
Bytt mal
Vis alle
Åpne resultater
Kopier kobling
QR-kode
Slette
Gjenopprett automatisk lagring:
?