Mitos : Seseorang yang positif HIV bisa terlihat dari anatomi tubuh atau kondisi fisiknya, Perempuan hamil yang terinfeksi HIV pasti akan menularkannya ke bayinya, Pasien akan segera meninggal dunia setelah diketahui positif HIV, Hanya hubungan intim yang bisa menularkan HIV, HIV hanya menyerang anak muda yang aktif memakai obat-obatan terlarang dan aktif melakukan hubungan seksual, Kita bisa tertular HIV lewat berbagi makanan, piring, gelas, atau dudukan toilet dengan orang yang terinfeksi HIV, Nyamuk bisa menjadi media penularan HIV, Fakta: Secara fisik dan perilaku, seseorang yang terinfeksi HIV masih tampak selayaknya orang yang sehat, Penularan HIV dari ibu ke anak merupakan penularan vertikal. Namun, risiko penularan dapat diminimalisir dengan segera melakukan usaha pencegahan. Faktanya, masih banyak kasus bayi lahir dengan sehat meskipun ibunya positif HIV, Banyak orang dengan HIV bisa hidup lama layaknya orang tanpa virus bila melakukan terapi dan pengobatan yang tepat secara berkala, Walau risikonya rendah, seks atau hubungan intim secara oral dan anal serta pemakaian jarum suntik secara bergantian bisa berpotensi menularkan virus HIV, Virus HIV bisa menyerang segala usia mulai dari bayi, balita, remaja, dewasa, hingga lansia, Virus HIV tidak bisa bertahan di luar tubuh dalam jangka waktu lama dan tidak bisa berpindah melalui proses berbagi alat makan, makanan, atau dudukan toilet, Hingga saat ini, tak ada hasil riset yang membuktikan bahwa serangga yang telah mengigit penderita HIV dapat menularkannya kepada orang lain,

Theme

Options

Leaderboard

Switch template

Interactives

Restore auto-saved: ?