1) Seseorang yang sedang berjalan dan melihat bunga indah. Ia berhenti dan mengatakan bahwa sangat menyukai bunga tersebut karena berwarna cerah dan terus memandanginya hingga merasakan kepuasan dalam batinnya. a) Satu kesadaran, tidak dengan dorongan, ditemani perasaan senang, bersekutu dengan pandangan salah. b) Satu kesadaran, dengan dorongan, ditemani perasaan senang, bersekutu dengan pandangan salah. 2) Seseorang yang melakukan pencurian meskipun ia mengetahui bahwa perbuatan tersebut salah tetapi tetap melakukannya atas dorongan dari temannya. a) Satu kesadaran, disertai dengan dukacita, berasosiasi dengan antipati dan tanpa dorongan. b) Satu kesadaran, dengan dorongan, ditemani dengan perasaan netral, berasosiasi dengan pandangan salah c) satu kesadaran, disertai dengan perasaan netral, tidak berasosiasi dengan pandangan salah dan tanpa dorongan. 3) Seseorang yang mengambil barang milik orang lain karena ingin membuat pemiliknya merasakan kesedihan karena ia pernah diejek oleh orang tersebut. a) Satu kesadaran, dengan dorongan, ditemani dengan dukacita, bersekutu dengan niat jahat. b) Satu kesadaran, disertai dengan dukacita, berasosiasi dengan antipati dan dengan dorongan. c) Satu kesadaran, disertai dengan dukacita, berasosiasi dengan antipati dan tanpa dorongan. 4) Seseorang yang mendengarkan penjelasan Abhidhamma, tetapi tidak mampu menangkap satupun dikarenakan pikirannya mengembara kesana kemari. a) satu kesadaran, disertai dengan ketenangan dan berasosiasi dengan keraguan. b) satu kesadaran, disertai dengan perasaan netral, berasosiasi dengan pandangan salah dan dengan dorongan. c) Satu kesadaran, ditemani dengan perasaan netral dan bersekutu dengan kegelisahan 5) Seseorang yang berdana dengan penuh tekad kepada para bhikkhu, memberikan persembahan makanan yang telah dipersiapkan dengan baik dan merasakan kegembiraan sebelum, saat dan sesudah berdana. a) satu kesadaran, yang disertai dengan ketenangan, berasosiasi dengan pengetahuan dan tanpa dorongan. b) satu kesadaran, yang disertai dengan sukacita, berasosiasi dengan pengetahuan dan dengan dorongan. c) Satu kesadaran, tanpa dorongan, ditemani dengan perasaan senang, tidak bersekutu dengan pengetahuan d) satu kesadaran, yang disertai dengan ketenangan, berasosiasi dengan pengetahuan dan dengan dorongan. 6) Seseorang yang setiap hari Minggu pergi ke vihara untuk puja bakti. Akan tetapi, pada suatu pagi ia merasa malas dan lelah. Akan tetapi, kemudian ia memikirkan bahwa tidaklah baik bagi umat Buddha apabila tidak melakukan puja bakti di hari Minggu. Pada akhirnya, ia pun bergegas mandi dan pergi ke vihara. a) satu kesadaran, yang disertai dengan sukacita, tidak berasosiasi dengan pengetahuan dan tanpa dorongan. b) satu kesadaran, yang disertai dengan sukacita, tidak berasosiasi dengan pengetahuan dan dengan dorongan. c) satu kesadaran, yang disertai dengan ketenangan, tidak berasosiasi dengan pengetahuan dan tanpa dorongan. d) satu kesadaran, yang disertai dengan sukacita, berasosiasi dengan pengetahuan dan dengan dorongan. e) satu kesadaran, yang disertai dengan ketenangan, tidak berasosiasi dengan pengetahuan dan dengan dorongan. 7) Seseorang yang merasa bahwa kehidupan ini hanya sekali sehingga melakukan segala hal untuk memuaskan dirinya. a) satu kesadaran, disertai dengan sukacita, berasosiasi dengan pandangan salah dan tanpa dorongan. b) yaitu satu kesadaran, disertai dengan sukacita, tidak berasosiasi dengan pandangan salah dan dengan dorongan. c) Satu kesadaran, dengan dorongan, ditemani dengan perasaan senang, bersekutu dengan pandangan salah d) satu kesadaran, disertai dengan perasaan netral, berasosiasi dengan pandangan salah dan tanpa dorongan. e) satu kesadaran, disertai dengan perasaan netral, tidak berasosiasi dengan pandangan salah dan tanpa dorongan. 8) Seorang pria menolong nenek tua dengan spontan yang jatuh di jalan dengan tanpa disertai perasaan apa-apa. a) Satu kesadaran, tidak dengan dorongan, ditemani dengan perasaan netral, bersekutu dengan pengetahuan b) satu kesadaran, disertai dengan perasaan netral, tidak berasosiasi dengan pandangan salah dan tanpa dorongan. c) satu kesadaran, yang disertai dengan sukacita, tidak berasosiasi dengan pengetahuan dan dengan dorongan. d) satu kesadaran, yang disertai dengan ketenangan, tidak berasosiasi dengan pengetahuan dan tanpa dorongan. e) satu kesadaran, yang disertai dengan ketenangan, tidak berasosiasi dengan pengetahuan dan dengan dorongan. 9) Seorang anak kecil datang menghormat kepada para bhikkhu ketika di vihara sebagai kebiasaan yang telah dibangun oleh orang tuanya. a) satu kesadaran, yang disertai dengan ketenangan, tidak berasosiasi dengan pengetahuan dan dengan dorongan. b) satu kesadaran, yang disertai dengan ketenangan, berasosiasi dengan pengetahuan dan tanpa dorongan. c) satu kesadaran, yang disertai dengan sukacita, tidak berasosiasi dengan pengetahuan dan tanpa dorongan. d) Satu kesadaran, dengan dorongan, ditemani dengan perasaan senang, tidak bersekutu dengan pengetahuan e) satu kesadaran, yang disertai dengan sukacita, berasosiasi dengan pengetahuan dan tanpa dorongan. f) satu kesadaran, yang disertai dengan sukacita, berasosiasi dengan pengetahuan dan dengan dorongan. 10) Seseorang yang sedang melakukan meditasi di suatu tempat namun hanya mampu mengamati objek sebentar dan selalu bergerak mencari objek yang baru. a) Upekkhāsahagataṃ ñāṇasampayuttaṃ asaṅkhārikamekaṃ b) Domanassasahagataṃ paṭighasampayuttaṃ sasaṅkhārikamekaṃ c) Upekkhāsahagataṃ uddhaccasampayuttamekaṃ d) Upekkhāsahagataṃ vicikicchāsampayuttamekaṃ e) Somanassasahagataṃ diṭṭhigatavippayuttaṃ sasaṅkhārikamekaṃ f) Upekkhāsahagataṃ ñāṇavippayuttaṃ sasaṅkhārikamekaṃ

Classifica

Stile di visualizzazione

Opzioni

Cambia modello

Ripristinare il titolo salvato automaticamente: ?