latar belakang munculnya konsep wawasan Nusantara adalah karakteristik wilayah nusantara sebagai suatu wilayah negara yang bercirikan negara, kepulauan, daratan, perairan yang luas, Aaspek wawasan Nusantara meliputi aspek tigatra yang merupakan aspek alamiah dan aspek pancagatra yang merupakan aspek kemasyarakatan. Di bawah ini yang merupakan aspek kemasyarakatan wawasan nusantara adalah, agama, wlayah, budaya, Indonesia sebagai negara kepulauan terdiri atas ribuan pulau besar dan kecil, dipandang sebagai satu kesatuan yang terdiri dari daratan yang dihubungkan oleh perairan. hal ini merupakan kekuatan politik yang mendasari, Deklarasi Djuanda, Deklarasi Belanda, Deklarasi Bangkok , kata "Nusantara" digunakan sebagai pengganti nama, Hindia Belanda , wawasan Nusantara, Indonesia, yang merupakan aspek wawasan nusantara, kekayaan alam, Hankam, kependudukan, Diperlukan rasa setia kawan, mau memberi, dan berkorban bagi orang lain tanpa meninggalkan ciri dan karakter budaya masing-masing merupakan asas wawasan Nusantara , Kejujuran, kerja sama, solidaritas, aspirasi bangsa yang berkembang di masyarakat dan cita-cita serta tujuan nasional dalam pembukaan UUD 1945 adalah , wadah, Content, tata laku, kesesuaian pembagian hasil dengan adil, jerih payah, dan kegiatan baik perorangan perorangan, golongan, kelompok maupun daerah adalah , solidaritas, kerja sama, keadilan, natalitas yaitu, kematian, kelahiran, perpindahan, pengolahan sumber daya alam tidak boleh menimbulkan kerusakan lingkungan, menjaga keseimbangan alam yaitu, Asas maksimal, Asas berdaya saing, Asas lestari.

Classifica

Stile di visualizzazione

Opzioni

Cambia modello

Ripristinare il titolo salvato automaticamente: ?