1) Makna simbolik dari penamaan “Suryalaya” yang berasal dari kata surya dan laya paling tepat menggambarkan... a) A. Cita-cita pesantren untuk menjadi sumber pencerahan spiritual bagi masyarakat b) B. Letak geografis pesantren yang menghadap ke arah timur c) C. Tradisi Sunda yang mengagungkan cahaya matahari sebagai lambang kesucian d) D. Perpaduan antara ajaran tarekat dan nilai-nilai budaya lokal 2) Peran ganda Pesantren Suryalaya dalam bidang keagamaan dan sosial ditunjukkan oleh... a) A. Penyelenggaraan pendidikan formal hingga tingkat perguruan tinggi dan program rehabilitasi pecandu b) B. Integrasi antara sistem pesantren tradisional dan pendidikan umum modern c) C. Penyebaran dakwah tarekat melalui media massa dan kegiatan sosial d) D. Kemandirian ekonomi pesantren melalui kegiatan koperasi dan pertanian 3) Dari teks, dapat disimpulkan bahwa Abah Anom memiliki kontribusi inovatif karena... a) A. Mendirikan pesantren yang fokus pada pendidikan perempuan b) B. Menggagas sistem pengajian kitab kuning berbasis teknologi c) C. Memadukan konsep zikir sufistik dengan metode penyembuhan modern d) D. Membentuk pesantren bercorak internasional 4) Keterkaitan antara Tarekat Qadiriyah wa Naqsyabandiyah dengan program Inabah mencerminkan bahwa... a) A. Nilai-nilai spiritual tarekat digunakan sebagai dasar terapi kejiwaan b) B. Sistem tarekat menggantikan peran lembaga pendidikan formal c) C. Kegiatan tarekat difokuskan pada pembinaan santri senior d) D. Pesantren menolak intervensi medis dalam rehabilitasi 5) Jika sistem pendidikan di Pesantren Suryalaya digolongkan menurut bentuknya, maka pesantren ini termasuk jenis... a) A. Pesantren salafiyah murni yang hanya mengajarkan tasawuf b) B. Pesantren modern yang meninggalkan sistem kitab kuning c) C. Pesantren terpadu yang menggabungkan pendidikan formal, non-formal, dan sosial d) D. Pesantren tradisional yang menolak pendidikan umum 6) Berdasarkan isi teks, latar belakang berdirinya Pesantren Suryalaya menunjukkan adanya... a) A. Respons terhadap kebutuhan masyarakat terhadap pendidikan spiritual dan sosial b) B. Dorongan pemerintah untuk mengembangkan lembaga rehabilitasi c) C. Persaingan antar-pesantren di Jawa Barat pada awal abad ke-20 d) D. Pengaruh kolonial dalam penyebaran sistem pendidikan Islam 7) Perbedaan paling menonjol antara pendidikan formal dan non-formal di Pesantren Suryalaya terletak pada... a) A. Kurikulum yang berpusat pada kitab kuning dan ilmu umum b) B. Tingkat sertifikasi lulusan yang diakui oleh pemerintah c) C. Orientasi antara pembentukan intelektual dan pembinaan spiritual d) D. Keterlibatan masyarakat luar dalam proses belajar mengajar 8) Program Inabah yang juga diterapkan untuk “remaja nakal” menunjukkan bahwa pesantren ini... a) A. Menyediakan asrama khusus bagi anak dengan gangguan mental b) B. Memperluas fungsi pendidikan menjadi sarana penyembuhan sosial c) C. Mengutamakan aspek meditasi dalam proses belajar d) D. Menyeleksi ketat calon santri agar disiplin secara spiritual 9) Jika dilihat dari struktur organisasinya, lembaga seperti MTs, MA, IAIL, dan STIE Latifah Mubarakiyah menunjukkan bahwa Pesantren Suryalaya... a) A. Hanya fokus pada pendidikan agama tingkat menengah b) B. Menyediakan pendidikan berbasis pesantren tanpa kurikulum nasional c) C. Telah mengembangkan sistem pendidikan multijenjang yang diakui secara nasional d) D. Tidak memiliki hubungan dengan lembaga pemerintah 10) Dari uraian teks, keberhasilan Pesantren Suryalaya menyebarkan ajaran Tarekat Qadiriyah wa Naqsyabandiyah ke seluruh pelosok Indonesia menunjukkan... a) Kekuatan jaringan politik dan ekonomi pesantren b) Fokus pesantren pada pencetakan ulama formal semata c) Ketergantungan pesantren terhadap dukungan pemerintah d) Efektivitas strategi dakwah berbasis lembaga pendidikan dan spiritual

Papan mata

Gaya visual

Pilihan

Tukar templat

Pulihkan autosimpan: ?