1) Postulat pertama Einstein menyatakan bahwa hukum-hukum fisika memiliki bentuk yang sama dalam semua kerangka acuan inersial. Apa implikasi utama dari postulat ini? a) Panjang benda akan berkontraksi hanya jika benda bergerak menjauhi pengamat. b) Massa benda akan selalu konstan terlepas dari kecepatannya. c) Tidak ada kerangka acuan inersial yang lebih istimewa atau absolut daripada yang lain. d) Kecepatan cahaya bersifat relatif terhadap pengamat yang bergerak. e) Terdapat satu kerangka acuan 'diam' mutlak di alam semesta yang menjadi standar pengukuran. 2) berdasarkan gambar dalam konteks dilatasi waktu, 'waktu proper' (Δt0) didefinisikan sebagai... a) Selang waktu yang diukur oleh pengamat yang bergerak relatif terhadap peristiwa tersebut. b) Selang waktu yang diukur ketika benda bergerak dengan kecepatan cahaya. c) Selang waktu yang diukur dalam kerangka acuan di mana jam/peristiwa tersebut berada dalam keadaan diam. d) Selang waktu maksimum yang mungkin diukur untuk suatu peristiwa. e) Perbedaan antara waktu teramati dan waktu proper. 3) Salah satu dampak Teori Relativitas (khususnya Relativitas Umum) dalam teknologi modern adalah... a) Menyempurnakan akurasi Sistem Pemosisi Global (GPS). b) Menjelaskan prinsip kerja dari transistor dalam mikroprosesor modern. c) Menghitung gaya dorong yang dibutuhkan untuk roket ke orbit rendah Bumi. d) Menganalisis pergerakan partikel dalam proses elektrolisis kimia. e) Mempercepat transmisi data pada kabel serat optik. 4) Sebuah partikel bergerak dengan kecepatan v = 0.6c. Berapakah nilai faktor Lorentz (γ) yang harus digunakan dalam perhitungan relativistik untuk partikel ini? a) 1.0 b) 1.67 c) 2.0 d) 1.25 e) 1.33 5) Sebuah roket meluncur dengan kecepatan v = 0.99c. Durasi sebuah eksperimen di dalam roket (waktu proper) adalah 1.0 menit. Berapakah durasi eksperimen yang diukur oleh pengamat di Bumi (waktu teramati)? a) 7.1 menit b) 3.2 menit c) 1.0 menit d) 15.6 menit e) 10.5 menit 6) Pesawat antariksa A bergerak ke timur dengan kecepatan 0.7c relatif terhadap Bumi. Pesawat B bergerak ke barat dengan kecepatan 0.8c relatif terhadap Bumi. Menggunakan rumus penambahan kecepatan relativistik, berapakah kecepatan B yang diukur oleh pengamat di A? a) 1.5c b) 0.997c c) 0.962c d) 0.1c e) 0.987c 7) Mengapa insinyur yang merancang akselerator partikel perlu menghitung massa relativistik partikel (menggunakan faktor Lorentz) daripada hanya menggunakan massa diam klasik? a) Massa relativistik diperlukan untuk menghitung energi diam partikel (E0 = m0 c2). b) Massa relativistik menentukan kecepatan partikel; massa diam tidak relevan. c) Pada kecepatan tinggi, massa partikel meningkat secara signifikan, yang secara langsung mempengaruhi gaya magnet/listrik yang dibutuhkan untuk mengendalikannya. d) Massa relativistik hanya digunakan sebagai variabel koreksi untuk Transformasi Galileo. e) Perhitungan massa relativistik memungkinkan mereka mengabaikan efek dilatasi waktu pada partikel. 8) Dua peristiwa terjadi di tempat yang sama, terpisah oleh selang waktu Δt0 = 3 s (waktu proper). Analisis kecepatan relatif (v) yang dibutuhkan agar pengamat lain mengukur selang waktu teramati Δt = 5 s? a) v = 0.7c b) v = 0.9c c) v = 0.6c d) v = 0.5c e) v = 0.8c 9) Roket A dan B bergerak dengan kecepatan konstan yang berbeda. Keduanya memancarkan pulsa cahaya. Analisis manakah dari pengamatan berikut yang konsisten dengan Postulat Kedua Einstein? a) Pulsa cahaya hanya dapat bergerak dalam garis lurus di kerangka acuan A. b) Pengamat di A mengukur kecepatan pulsa cahaya B lebih cepat daripada pengamat di B. c) Panjang gelombang cahaya dari A akan terkontraksi dari sudut pandang pengamat di B. d) Waktu paruh partikel dalam pulsa cahaya akan terdilatasi. e) Pengamat di Bumi mengukur kecepatan pulsa cahaya dari A dan B sama dengan c. 10) Seorang insinyur berpendapat bahwa koreksi waktu relativistik (khusus dan umum) pada jam satelit GPS dapat diabaikan, dan sinkronisasi jam klasik sudah memadai. Evaluasi klaim ini berdasarkan dampak relativitas pada teknologi modern. a) Klaim tersebut benar, karena jam atom di satelit memiliki akurasi yang memadai untuk mengabaikan semua efek relativistik. b) Klaim tersebut salah, karena efek relativistik menyebabkan kesalahan kumulatif puluhan ribu nanodetik per hari, yang merusak akurasi GPS. c) Klaim tersebut benar, karena koreksi relativistik hanya menghasilkan pergeseran dalam orde nanodetik yang tidak signifikan bagi pengguna sipil. d) Klaim tersebut benar, karena efek dilatasi waktu hanya terjadi pada kecepatan yang sangat mendekati c, dan kecepatan satelit GPS tidak cukup tinggi. e) Klaim tersebut salah, karena satu-satunya faktor yang mempengaruhi jam satelit adalah gravitasi Bumi (Relativitas Umum), bukan kecepatan (Relativitas Khusus).

Skor Tablosu

Görsel stil

Seçenekler

Şablonu değiştir

Otomatik olarak kaydedilen geri yüklensin mi: ?