Proses mencocokkan jumlah barang menurut catatan dengan jumlah fisik disebut…, Penyusutan, Stock opname, Konsolidasi, Penilaian, Jika jumlah saldo barang di kartu persediaan tidak sama dengan hasil stok opname, maka langkah selanjutnya adalah…, Menghapus kartu persediaan, Menunggu akhir tahun, Melakukan penyesuaian, Mengganti metode FIFO, Salah satu kelemahan sistem fisik adalah…, Tidak dapat mengetahui stok secara real-time, Memerlukan pencatatan detail setiap transaksi, Tidak bisa menggunakan metode FIFO, Terlalu banyak jurnal, Sistem perpetual sangat cocok digunakan oleh perusahaan yang…, Transaksinya sedikit, Barangnya banyak dan bernilai tinggi, Tidak menggunakan komputer, Tidak pernah melakukan stok opname, Dalam metode FIFO perpetual, saldo barang akan berubah setelah…, Hanya setelah penjualan, Hanya setelah pembelian, Setiap transaksi masuk dan keluar, Akhir periode saja, Jika suatu barang dibeli 100 unit @ Rp20.000 dan 50 unit @ Rp24.000, maka harga rata-rata tertimbang adalah…, Rp20.000, Rp21.000, Rp22.000, Rp23.000, Penjualan barang dalam sistem fisik dicatat sebagai…, Pembelian bersih, Pemakaian persediaan, Harga pokok penjualan langsung, Penjualan tanpa mengurangi persediaan, Salah satu kelebihan metode average adalah…, Menghasilkan laba lebih tinggi, Tidak terpengaruh fluktuasi harga, Perhitungan mudah dan stabil, Menghasilkan nilai persediaan tertinggi, Jika perusahaan menggunakan LIFO perpetual dan harga naik, maka nilai persediaan akhir akan…, Tinggi, Rendah, Sama dengan FIFO, Tidak berubah, Pada kartu persediaan, HPP dihitung pada saat transaksi penjualan dengan metode…, FIFO perpetual, Fisik, Average periodik, Stock opname, Jika harga barang menurun tajam, metode mana yang paling menggambarkan nilai persediaan yang mendekati harga pasar saat ini?, FIFO, LIFO, Average, Perpetual, Mengapa konsistensi metode penilaian persediaan penting diterapkan dalam laporan keuangan perusahaan?, Agar laba selalu besar, Untuk mempercepat audit, Supaya pajak berkurang, Agar data antarperiode bisa dibandingkan, Jika perusahaan menggunakan sistem fisik dan mengalami fluktuasi harga besar, risiko apa yang mungkin terjadi terhadap nilai HPP?, HPP selalu stabil, HPP tidak berpengaruh pada laba, Tidak bisa dihitung, HPP terlalu tinggi atau rendah karena perhitungan tidak real-time, Dalam kondisi inflasi, metode FIFO sering digunakan oleh perusahaan retail. Apa alasan utamanya?, Nilai persediaan mencerminkan harga terkini, Mengurangi beban pajak, Menghemat biaya administrasi, Menghindari retur, Jika suatu perusahaan memilih menggunakan metode Average untuk semua jenis barang, apa potensi kelemahannya?, Tidak mencerminkan biaya aktual tiap transaksi, HPP menjadi lebih tinggi, Laba fluktuatif, Perhitungan terlalu cepat
0%
PICK A BOX 2
Share
Share
by
Hestyrosani
Edit Content
Save
Like
Print
Embed
More
Assignments
Leaderboard
Show more
Show less
This leaderboard is currently private. Click
Share
to make it public.
This leaderboard has been disabled by the resource owner.
This leaderboard is disabled as your options are different to the resource owner.
Revert Options
Open the box
is an open-ended template. It does not generate scores for a leaderboard.
Log in required
Visual style
Fonts
Subscription required
Options
Switch template
Show all
Open results
Copy link
QR code
Delete
Continue editing:
?