Mengapa Jepang membentuk BPUPKI saat posisinya terdesak?, Perjanjian KalijatiUntuk mempercepat kemerdekaan tanpa kepentingan, Untuk menarik simpati rakyat Indonesia, Serangan Pearl HarborUntuk menyerahkan kekuasaan langsung, Untuk membantu Sekutu, Apa dampak strategis kekalahan Jepang bagi Indonesia?, Indonesia langsung merdeka tanpa proses, OsakaTerjadi kekosongan kekuasaan yang dimanfaatkan, Jepang semakin kuat, Belanda langsung berkuasa penuhNagasaki, Mengapa bom atom mempercepat kemerdekaan Indonesia?BPUPKI dibentuk pada tanggal, Karena Indonesia ikut perang, Jepang menyerah sehingga membuka peluang kemerdekaan, Sekutu membantu Indonesia, Jepang memberikan kemerdekaan sepenuhnya, Ketua BPUPKI adalah, Soekarno, Mohammad Hatta, Radjiman Wedyodiningrat, Soepomo, PPKI dibentuk pada tanggal, 1 Juni 1945, 29 April 1945, 7 Agustus 1945, 18 Agustus 1945, Tujuan Jepang membentuk BPUPKI adalah, Memperkuat militer, Mempersiapkan kemerdekaan Indonesia, Menjajah lebih lama, Menguasai ekonomi, Mengapa pembentukan PPKI dianggap penting?, Membantu Jepang, Karena Indonesia kehilangan harapan, Peluang kemerdekaan terbuka, Menyelesaikan persiapan kemerdekaan, Sidang pertama BPUPKI membahas, UUD, Dasar Negara, Presiden, Wilayah, Mengapa BPUPKI tetap penting meski dibentuk Jepang?, Karena milik Jepang, Karena dimanfaatkan Indonesia, Karena tidak berguna, Karena hanya formalitas, Mengapa PPKI dibentuk setelah BPUPKI?, Untuk mengganti BPUPKI, Untuk membantu Jepang, Untuk menghapus hasil, Untuk melanjutkan proses kemerdekaan, Apa yang menunjukkan kecerdikan bangsa Indonesia?embentukan PPKI untuk, Tidak melakukan apa-apa, Menolak BPUPKI, Memanfaatkan lembaga bentukan Jepang, Mengikuti Jepang sepenuhnya, BPUPKI resmi dibentuk pada tanggal, 1 Maret 1945, B. 29 April 1945, 1 Juni 1945, 7 Agustus 1945, Nama Jepang dari Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia adalah, Chuo Sangi In, Dokuritsu Zyunbi Iinkai, Dokuritsu Junbi Cosakai, Gunseikan, akil ketua BPUPKI yang berasal dari pihak Jepang bernama, Ichibangase Yosio, Kumakichi Harada, Maeda Tadashi, Nagano, Tokoh yang menyampaikan konsep lima dasar negara dengan istilah Pancasila pada 1 Juni 1945 adalah, Ki Hajar Dewantara, Mr. Muh. Yamin, Dr. Soepomo, A. Ir. Soekarno, Naskah hasil kerja Panitia Sembilan yang berisi rumusan dasar negara disebut, Piagam Jakarta, Teks Proklamasi, Konstitusi RIS, Maklumat Pemerintah, Kekalahan Jepang dipercepat oleh, Maklumat Pemerintah, Teks Proklamasi, Konstitusi RIS, Piagam Jakarta, Salah satu poin penting dalam Piagam Jakarta yang kemudian diubah adalah, Nama ibukota negara, Bentuk negara monarki, Kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluknya, Sistem pemerintahan parlementer., Sidang kedua BPUPKI (10 - 17 Juli 1945) fokus membahas tentang, Pembagian sembako., Strategi perang melawan Belanda, Rancangan Undang-Undang Dasar, Pembentukan tentara nasional, BPUPKI dibubarkan pada 7 Agustus 1945 karena..., Jepang sudah menyerah tanpa syarat, Tugasnya dianggap telah selesai, Terjadi kerusuhan di Jakarta, Dilarang oleh pihak Sekutu., Ketua dan Wakil Ketua PPKI adalah.., Ki Hajar Dewantara dan KH Mas Mansyur., Dr. Radjiman dan RP Soeroso, Ir. Soekarno dan Drs. Moh. Hatta, Ahmad Soebardjo dan Sukarni, Tiga tokoh Indonesia yang dipanggil Jenderal Terauchi ke Dalat, Vietnam adalah..., Soekarno, Hatta, Radjiman, Soekarno, Hatta, Hatta, Yamin, Soebardjo, Radjiman, Soeroso, Ki Hajar., Peristiwa pengeboman kota Hiroshima oleh Sekutu terjadi pada tanggal, 17 Agustus 1945, 14 Agustus 1945, 9 Agustus 1945, 6 Agustus 1945, Peran PPKI adalahJepang secara resmi menyerah tanpa syarat kepada Sekutu pada tanggal, 10 Agustus 1945, 11 Agustus 1945, 12 Agustus 1945, 15 Agustus 1945, Kekosongan kekuasaan yang terjadi setelah Jepang menyerah disebut dengan istilah, Vacuum of Power, Civil War, Status quo, Coup d'etat, PPKI melakukan sidang pertamanya pada tanggal, 16 Agustus 1945, 18 Agustus 1945, 22 Agustus 1945, 11 Agustus 1945, Tokoh yang mengusulkan pengesahan Presiden dan Wakil Presiden secara aklamasi adalah, Otto Iskandardinata, Sayuti Melik, Wikana, Sutan Sjahrir, Dasar negara Indonesia yang sah terdapat dalam Pembukaan UUD 1945 alinea ke, Empat, Satu, Dua, Tiga, Tokoh yang dikenal sebagai perumus teori negara integralistik dalam sidang BPUPKI adalah, Dr. Soepomo, Mr. Muh. Yamin, Moh. Hatta., Ir. Soekarno, Sila pertama Pancasila saat ini adalah ketuhanan yang Maha Esa, hal ini merupakan hasil perubahan dari, Dekrit Presiden., Janji Koiso, Pidato Soepomo, Piagam Jakarta, Lokasi pelaksanaan sidang-sidang BPUPKI berada di gedung, Gedung Sate, Balai Kota, Chuo Sangi In, Istana Negara, Golongan yang mendesak agar kemerdekaan dilakukan secepatnya tanpa campur tangan Jepang adalah, Golongan Muda, Golongan Tua, Anggota BPUPKI, Perwakilan Jepang., Makna proklamasi bagi bangsa Indonesia adalah, Puncak perjuangan dan lahirnya negara baru yang berdaulat, Hadiah dari pemerintah Jepang, Awal dari penjajahan Sekutu, Berakhirnya sistem pemerintahan demokrasi., Kekalahan Jepang dalam Perang Pasifik semakin nyata setelah jatuh ke tangan Sekutu pada awal 1945. Wilayah mana yang jatuhnya menjadi ancaman langsung bagi pertahanan Jepang di Indonesia?, HAwai, Pearl Harbor, Tarakan, Iwo Jima, Mengapa Jepang melibatkan tujuh orang perwakilan Jepang dalam keanggotaan BPUPKI, meskipun mereka tidak memiliki hak suara?, Untuk melatih orang Indonesia cara berorganisasi yang baik., Sebagai pengawas agar jalannya persidangan tetap sesuai dengan keinginan pihak militer Jepang., Membantu menerjemahkan bahasa Indonesia ke dalam bahasa Jepang, Agar ada pertukaran budaya selama persidangan berlangsung., Pada Sidang Kedua BPUPKI (10–17 Juli 1945), apa keputusan penting yang diambil mengenai bentuk negara Indonesia?, Monarki (Kerajaan), Republik, Serikat, Kaisar, Selain membahas dasar negara, Sidang Kedua BPUPKI juga menentukan wilayah kedaulatan Indonesia. Wilayah mana saja yang disepakati saat itu?, Hanya wilayah yang sudah dibebaskan dari Jepang., Hanya pulau Jawa dan Madura saja., Seluruh wilayah Asia Tenggara., Seluruh wilayah bekas Hindia Belanda ditambah Malaya, Borneo Utara, Papua Timur, Timor Portugis, dan pulau-pulau sekitarnya., Bom atom di Hiroshima (6 Agustus 1945) dan Nagasaki (9 Agustus 1945) sangat memengaruhi sejarah Indonesia karena, Membuat Jepang memberikan senjata secara sukarela kepada Indonesia., Menghancurkan seluruh pangkalan militer Jepang yang ada di Indonesia., Menciptakan Vacuum of Power (kekosongan kekuasaan) di Indonesia yang dimanfaatkan untuk memproklamasikan kemerdekaan., Memaksa Sekutu untuk segera mendarat di Jakarta., Jepang membentuk BPUPKI dan PPKI di tengah kekalahannya dalam Perang Dunia II. Analisis yang paling tepat mengenai peristiwa tersebut adalah, Jepang benar-benar ingin memberikan kemerdekaan tanpa kepentingan, Jepang ingin mempertahankan kekuasaan, tetapi Indonesia memanfaatkan situasi untuk merdeka, Jepang tidak memiliki tujuan apa pun dalam membentuk BPUPKI dan PPKI, Indonesia sepenuhnya dikendalikan Jepang tanpa peluang kemerdekaan, Pada sidang pertama PPKI tanggal 18 Agustus 1945, selain mengesahkan UUD dan memilih Presiden/Wapres, keputusan penting apa yang diambil terkait fungsi legislatif?, Pembentukan DPR dan MPR secara langsung melalui pemilu., Penyerahan kekuasaan legislatif sepenuhnya kepada Mahkamah Agung., Pembentukan partai tunggal untuk mengatur seluruh aspirasi politik rakyat., Pembentukan Komite Nasional Indonesia Pusat (KNIP) untuk membantu tugas Presiden sebelum terbentuknya MPR/DPR..
0%
XI 1
Share
Share
Share
by
Alvito23112
Edit Content
Print
Embed
More
Assignments
Leaderboard
Show more
Show less
This leaderboard is currently private. Click
Share
to make it public.
This leaderboard has been disabled by the resource owner.
This leaderboard is disabled as your options are different to the resource owner.
Revert Options
Open the box
is an open-ended template. It does not generate scores for a leaderboard.
Log in required
Visual style
Fonts
Subscription required
Options
Switch template
Show all
More formats will appear as you play the activity.
Open results
Copy link
QR code
Delete
Continue editing:
?