Apa pengertian gibah menurut Rasulullah SAW dalam hadis riwayat Muslim?, Menyebarkan berita bohong tentang orang lain, Membicarakan keburukan orang lain yang memang benar adanya, namun ia tidak menyukainya, Mengkritik kebijakan pemerintah di depan umum, Memuji seseorang secara berlebihan di hadapannya, Dalam Al-Qur'an Surah Al-Hujurat ayat 12, pelaku gibah diibaratkan seperti..., Orang yang membakar rumah saudaranya sendiri, Orang yang memakan bangkai saudaranya sendiri, Orang yang mencuri harta anak yatim, Orang yang menebang pohon yang sedang berbuah, Apa perbedaan mendasar antara gibah dan fitnah (buhtan)?, a. Gibah dilakukan secara sembunyi, fitnah dilakukan secara terang-terangan, Gibah adalah membicarakan fakta yang benar, sedangkan fitnah adalah membicarakan kebohongan, Gibah hanya melalui lisan, sedangkan fitnah melalui tulisan, Gibah adalah dosa kecil, sedangkan fitnah adalah dosa besar, Mengapa gibah termasuk dalam kategori perbuatan yang sangat dilarang dalam Islam?, a. Karena dapat merusak tali persaudaraan dan kehormatan orang lain, Karena membuang-buang waktu produktif, Karena pelakunya akan kehilangan harta kekayaan, Karena membuat suara menjadi serak, Manakah di antara kondisi berikut yang membolehkan seseorang menyebutkan keburukan orang lain, Saat merasa kesal karena kalah dalam perlombaan, Saat sedang berkumpul dengan teman akrab untuk mencairkan suasana, Saat memberikan kesaksian di depan hakim untuk menegakkan keadilan, Saat ingin membalas ejekan orang lain, Jika seseorang merasa marah dalam posisi berdiri, maka anjuran pertama menurut hadis Nabi adalah..., Segera berwudu, Mengambil posisi duduk, Berbaring ke arah kanan, Berteriak sekeras mungkin, Mengapa berwudu dapat meredakan rasa marah?, Karena air dapat mendinginkan suhu tubuh, Karena marah berasal dari setan yang diciptakan dari api, dan api padam oleh air, Karena berwudu membuat wajah terlihat lebih bersih, Karena berwudu memerlukan konsentrasi yang tinggi

Leaderboard

Visual style

Options

Switch template

Continue editing: ?