Apa definisi risiko menurut ISO 31000?, Kerugian finansial yang pasti terjadi, Ketidakpastian yang tidak dapat diukur, Efek dari ketidakpastian terhadap tujuan, Ancaman terhadap aset perusahaan, Tujuan utama manajemen risiko adalah, Menghilangkan semua risiko, Meminimalkan kerugian saja, Meningkatkan kemungkinan pencapaian tujuan, Menghindari semua aktivitas berisiko, Prinsip utama ISO 31000 adalah:, Terpisah dari aktivitas organisasi, Terintegrasi dalam semua proses organisasi, Hanya digunakan oleh manajemen puncak, Bersifat statis, Berikut ini yang bukan prinsip ISO 31000 adalah:, Inklusif, Dinamis, Terisolasi, Berbasis informasi terbaik, Dalam manajemen risiko, “konteks” berarti, Hanya kondisi internal organisasi, Lingkungan internal dan eksternal organisasi, Hanya kondisi pasar, Hanya kondisi keuangan, Komponen utama framework ISO 31000 adalah, Identifikasi dan mitigasi, Leadership, integration, design, implementation, evaluation, improvement, Perencanaan dan audit, Pengawasan dan pelaporan, Peran utama manajemen puncak dalam manajemen risiko adalah, Menghindari risiko, Memberikan arahan dan komitmen, Menyerahkan ke auditor, Hanya menerima laporan, Risiko dapat berdampak:, Hanya negatif, Hanya positif, Positif dan negatif, Tidak berdampak, Contoh risiko operasional adalah:, Perubahan suku bunga, Kesalahan sistem IT, Fluktuasi nilai tukar, Inflasi, Salah satu tantangan implementasi ISO 31000 adalah, Terlalu sederhana, Kurangnya budaya sadar risiko, Tidak membutuhkan data, Tidak perlu manajemen, Manajemen risiko yang efektif akan menghasilkan, Penghapusan semua risiko, Keputusan yang lebih baik, Tidak ada ketidakpastian, Tidak perlu strategi, Dalam konsep GRC, “Risk Management” berfokus pada:, Kepatuhan terhadap regulasi, Pengawasan direksi, Identifikasi, evaluasi, dan pengendalian risiko, Audit laporan keuangan, Prinsip “Customized” dalam ISO 31000 berarti:, Risiko dihilangkan seluruhnya, Semua perusahaan menggunakan metode yang sama, Disesuaikan dengan konteks organisasi, Mengikuti standar global tanpa modifikasi, Contoh penerapan prinsip “Inklusif” adalah:, Risiko hanya dinilai manajemen, Hanya auditor yang terlibat, Melibatkan berbagai pihak dalam identifikasi risiko, Menggunakan software otomatis, Fungsi utama Risk Owner adalah:, Menyusun laporan risiko, Mengkoordinasikan risiko, Bertanggung jawab atas risiko yang terjadi, Mengaudit risiko, Komponen “Leadership and Commitment” dalam ISO 31000 bertujuan untuk, Mengurangi biaya, Menjamin integrasi manajemen risiko, Mengurangi risiko, Menghapus ketidakpastian, Perbaikan berkelanjutan dalam manajemen risiko berarti:, Mengganti seluruh sistem, Melakukan update sekali saja, Adaptasi terus menerus terhadap perubahan, Menghindari perubahan, VUCA “Uncertainty” dapat dihadapi dengan strategi:, Menghindari keputusan, Analisis berbasis probabilitas, Mengabaikan data, Mengurangi aktivitas bisnis, Dalam kerangka ISO 31000, integrasi berarti:, Risiko hanya dikelola unit tertentu, Risiko tidak perlu dilaporkan, Manajemen risiko menjadi bagian dari semua aktivitas organisasi, Risiko hanya dibahas saat audit, Three Lines Model digunakan untuk, Mengurangi biaya operasional, Mengelola risiko dan tata kelola secara efektif, Menghindari audit, Menghapus risiko, Risk tolerance adalah:, Risiko yang harus dihindari, Risiko maksimum yang dapat diterima organisasi, Risiko yang tidak dapat dikendalikan, Risiko yang diabaikan, Salah satu output desain kerangka manajemen risiko adalah:, Laporan audit, Kebijakan manajemen risiko, Laporan pajak, Laporan keuangan, Sebuah perusahaan logistik di Indonesia mengalami tekanan akibat konflik global yang menyebabkan harga BBM melonjak, inflasi meningkat, dan suku bunga naik. Manajemen bingung menentukan strategi.Langkah paling tepat sesuai prinsip ISO 31000 adalah, Menghentikan operasional sementara, Mengandalkan intuisi manajemen, Menggunakan analisis skenario dan probabilitas, Menunggu kondisi stabil, Sebuah perusahaan tambang tersandung kasus penyalahgunaan izin dan manipulasi laporan.Prinsip GCG yang paling dilanggar adalah:, Fairness, Transparansi, Independensi, Responsibilitas, Sebuah perusahaan telah membuat kebijakan manajemen risiko, tetapi tidak dijalankan oleh unit kerja. Masalah utama dalam kerangka kerja adalah:, Evaluasi, Integrasi, Perbaikan, Dokumentasi.
0%
CRA
Share
Share
Share
by
Putriherdipura8
Edit Content
Print
Embed
More
Assignments
Leaderboard
Show more
Show less
This leaderboard is currently private. Click
Share
to make it public.
This leaderboard has been disabled by the resource owner.
This leaderboard is disabled as your options are different to the resource owner.
Revert Options
Quiz
is an open-ended template. It does not generate scores for a leaderboard.
Log in required
Visual style
Fonts
Subscription required
Options
Switch template
Show all
More formats will appear as you play the activity.
Open results
Copy link
QR code
Delete
Continue editing:
?