Penjaminan mutu sekolah bertujuan meningkatkan kualitas layanan pendidikan secara berkelanjutan., Benar, Salah, Penjaminan mutu hanya menjadi tanggung jawab kepala sekolah., Benar, Salah, Standar Nasional Pendidikan (SNP) menjadi acuan dalam penjaminan mutu pendidikan., Benar, Salah, Evaluasi diri sekolah tidak diperlukan dalam sistem penjaminan mutu., Benar, Salah, Rapor Pendidikan dapat digunakan sebagai dasar perencanaan peningkatan mutu sekolah., Benar, Salah, Penjaminan mutu dilakukan hanya ketika ada akreditasi sekolah., Benar, Salah, Guru memiliki peran penting dalam pelaksanaan penjaminan mutu sekolah., Benar, Salah, Budaya mutu di sekolah dibangun melalui pembiasaan dan perbaikan berkelanjutan., Benar, Salah, Data mutu pendidikan tidak perlu dianalisis sebelum menyusun program sekolah., Benar, Salah, Penjaminan mutu internal sekolah dikenal dengan istilah SPMI., Benar, Salah, SPMI dilaksanakan melalui siklus perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, pengendalian, dan peningkatan mutu., Benar, Salah, Peserta didik tidak memiliki peran dalam membangun budaya mutu sekolah., Benar, Salah, Indikator mutu sekolah dapat dilihat dari aspek literasi, numerasi, karakter, dan lingkungan belajar., Benar, Salah, Semua sekolah dapat menggunakan hasil asesmen untuk memperbaiki pembelajaran., Benar, Salah, Penjaminan mutu bertujuan memastikan pemerataan dan peningkatan kualitas pendidikan., Benar, Salah, Supervisi akademik merupakan bagian dari upaya penjaminan mutu sekolah., Benar, Salah, Penjaminan mutu hanya berfokus pada sarana dan prasarana sekolah., Benar, Salah, Komite sekolah dapat dilibatkan dalam peningkatan mutu pendidikan., Benar, Salah, Perencanaan berbasis data mendukung efektivitas program peningkatan mutu sekolah., Benar, Salah, Mutu pendidikan yang baik dapat tercapai tanpa keterlibatan warga sekolah., Benar, Salah.

Leaderboard

Visual style

Options

Switch template

)
Continue editing: ?