1. berdasarkan perspektif linguistik fungsional sistematik (LFS), teks tidak lagi dipandang sekadar sebagai susunan gramatikal yang kaku, melainkan sebagai, Sebuah aturan sosial yang mengikat kebebasan berbahasa, Sebuah satuan semantik yang fungsional dan berorientasi pada proses sosial, Media rekaan subjektif pengarang untuk menghibur masyarakat, Kumpulan klausa atau kalimat yang disusun tanpa tujuan sosial khusus, 2.menurut martin (1992) apa yang dimaksud dengan genre?, Jenis peristiwa komunikasi yang memiliki gaya dan sasaran pembaca spesifik, Bahasa murni yang terlepas dari nilai dan norma masyarakat, Karya tulis fiksi yang bersumber dari imajinasi kreatif, Proses sosial yang berorientasi pada tujuan yang dicapai melalui tahapan prosedural konvensional, ditinjau dari linguistik fungsional sistematik (LFS), fungsi utama dari genre teks nonfiksi adalah untuk, Menghibur, mengisahkan khayalan, dan mengekspresikan emosi subjektif, Menginformasikan, menjelaskan, menginstruksikan, atau meyakinkan/berargumen, Mengaburkan fakta empiris demi estetika keindahan bahasa, Menyusun regulasi tata bahasa baku dalam kurikulum pendidikan, salah satu ciri tegas genre teks nonfiksi adalah penggunaan bahasa denotatif. apa tujuan utamanya?, Menimbulkan kesan puitis dan menyentuh perasaan pembaca, Membuat teks menjadi multitafsir agar pembaca bebas berasumsi, Menghindari ambiguitas atau salah tafsir dari pembaca dengan makna yang lugas, Menyembunyikan data riset yang belum terverifikasi secara akurat, jenis genre faktual mikro yang berfungsi menerangkan proses terjadinya suatu fenomena alam atau sosial (hubungan sebab-akibat) disebut, Eksplanasi (Explanation), Eksposisi (Exposition), Laporan (Report), Prosedur (Procedure), apakah perbedaan antara teks ekposisi ( eksposition) dan teks diskusi (discussion) berdasarkan klasifikasi Martin, Eksposisi berisi instruksi langkah demi langkah, sedangkan diskusi berisi cerita masa lalu, Eksposisi membedah argumen pro dan kontra, sedangkan diskusi hanya mengajukan argumen sepihak, Eksposisi mengajukan satu sudut pandang/argumen sepihak, sedangkan diskusi membedah isu dari berbagai sudut pandang (pro dan kontra), Eksposisi digunakan untuk menggambarkan objek spesifik, sedangkan diskusi mendeskripsikan fenomena umum, pengembangan teks nonfiksi modern melalui teknik storytelling melelahirkan sub-kategori baru yang dikenal sebagai, Laporan jurnalistik konvensional, Buku diktat murni, Creative Nonfiction (Nonfiksi Kreatif), Esai akademis linier, bagaimana bentuk pengembangan genre teks nonfiksi dari segi cara menulis melalui teknik struktur non-linier, Menulis cerita dari awal secara kronologis yang kaku dari titik A sampai Z, Menggunakan teknik hook di paragraf pertama seperti memulai dari titik klimaks atau kilas balik, Menghilangkan seluruh teks bacaan dan menggantinya dengan rekaman suara, Mewajibkan penggunaan sudut pandang orang ketiga yang impersonal di setiap bab, karya dari yuval noah harari atau malcolm gladwell yang menerjemaahkan topik ilmiah rumit ke dalam bahasa sehari-hari yang komunikatif dan renyah dikelompokan ke dalam evolusi modern, Esai Multimedia (Multimedia Essay), Literatur Sains Populer (Popular Science), Jurnalisme Investigasi Murni, Podcast Transkrip linier, produk nonfiksi era digital yang meleburkan teks tertulis dengan unsur audio, video, hiperteks, dan visual interaktif dinamakan, Buku Swadaya (Evidence-Based Self-Help), Rekon Faktual Laboratorium, Esai Multimedia (Multimedia Essay), D. Memoar dan Biografi Naratif

Leaderboard

Visual style

Options

Switch template

Continue editing: ?