Seorang petugas kesehatan akan melakukan tes tuberkulin (PPD) pada seorang mahasiswa kedokteran. Setelah penyuntikan, petugas menjelaskan bahwa hasil pemeriksaan akan dibaca berdasarkan reaksi lokal yang muncul 48–72 jam kemudian.Berdasarkan tujuan pemeriksaan tersebut, mengapa obat harus diberikan pada lapisan dermis?, Dermis memiliki vaskularisasi tinggi sehingga obat cepat mencapai sirkulasi sistemik, Dermis memungkinkan absorpsi lambat sehingga respons imun lokal dapat diamati, Dermis memiliki massa jaringan terbesar untuk menampung volume obat, Dermis memiliki aliran darah lebih tinggi dibandingkan vena, Dermis menghindari aktivasi sistem imun, Pada saat melakukan tes alergi, seorang mahasiswa secara tidak sengaja menyuntikkan alergen hingga mencapai jaringan subkutan.Analisis dampak yang paling mungkin terjadi akibat kesalahan tersebut adalah:, Reaksi lokal menjadi lebih mudah diamati, Absorpsi menjadi lebih lambat dibandingkan dermis, Respons lokal dapat berkurang karena obat tidak berada pada target jaringan yang tepat, Bioavailabilitas menjadi nol, Risiko emboli meningkat, Seorang pasien diabetes melitus tipe 1 mendapat terapi insulin kerja panjang. Dokter memilih rute subkutan dibandingkan intramuskular.Analisis alasan yang paling tepat terkait pemilihan rute tersebut adalah:, Otot memiliki lebih sedikit pembuluh darah dibandingkan jaringan lemak, Absorpsi pada jaringan lemak berlangsung lebih bertahap sehingga efek obat lebih stabil, Jaringan lemak memiliki bioavailabilitas lebih rendah, Subkutan menghasilkan efek lebih cepat dibandingkan intravena, Insulin tidak dapat diserap melalui jaringan otot, Seorang pasien yang rutin menggunakan insulin melakukan olahraga berat segera setelah penyuntikan pada paha.Bagaimana pengaruh kondisi tersebut terhadap absorpsi obat?, Absorpsi menurun karena vasokonstriksi lokal, Absorpsi tidak berubah karena insulin tidak dipengaruhi aktivitas fisik, Absorpsi meningkat akibat peningkatan aliran darah ke jaringan sekitar, Insulin mengalami inaktivasi di jaringan subkutan, Volume distribusi menjadi nol, Mahasiswa diminta menjelaskan mengapa rute intramuscular menghasilkan onset kerja lebih cepat dibandingkan rute subkutan.Analisis yang paling tepat adalah:, Otot memiliki vaskularisasi yang lebih baik dibandingkan jaringan subkutan, Otot memiliki lebih sedikit kapiler darah, Otot menghambat distribusi obat ke sirkulasi sistemik, Otot menurunkan bioavailabilitas obat, Otot mencegah absorpsi obat, Saat melakukan injeksi intramuskular di regio gluteal posterior, mahasiswa tidak memperhatikan landmark anatomi dengan benar.Komplikasi yang paling mungkin terjadi adalah:, Cedera saraf ischiadicus, Pneumotoraks, cedera nervus tibialis, Ruptur tendon Achilles, Cedera nervus medianus, Seorang pasien mengalami syok anafilaktik dan membutuhkan terapi segera. Tim medis memilih pemberian epinefrin melalui vena perifer.Analisis alasan farmakologis yang paling tepat adalah:, Obat mengalami absorpsi bertahap sebelum masuk sirkulasi, Obat langsung mencapai sirkulasi sistemik dengan bioavailabilitas penuh, Vena memiliki perfusi lebih rendah dibandingkan otot, Rute intravena mengurangi distribusi obat, Obat disimpan terlebih dahulu di jaringan lemak, Seorang mahasiswa secara tidak sengaja memasukkan jarum infus keluar dari lumen vena saat pemberian obat sitotoksik.Analisis komplikasi yang paling mungkin terjadi adalah:, Lipodistrofi, Ekstravasasi yang menyebabkan kerusakan jaringan sekitar, Cedera nervus ischiadicus, Reaksi tuberkulin positif palsu, Pembentukan wheal intradermal
0%
post test
Share
Share
by
Tiaraandini2222
Dewasa
medical
Edit Content
Print
Embed
More
Assignments
Leaderboard
Show more
Show less
This leaderboard is currently private. Click
Share
to make it public.
This leaderboard has been disabled by the resource owner.
This leaderboard is disabled as your options are different to the resource owner.
Revert Options
Quiz
is an open-ended template. It does not generate scores for a leaderboard.
Log in required
Visual style
Fonts
Subscription required
Options
Switch template
Show all
Open results
Copy link
QR code
Delete
Continue editing:
?