Anda menerima sebuah foto viral di grup WhatsApp keluarga yang memperlihatkan sebuah jembatan runtuh dengan caption: "Kejadian tragis tadi pagi di jalur utama kota kita, harap cari jalan alternatif!" Anda mencurigai bahwa foto tersebut merupakan kejadian lama di tempat lain yang sengaja disebarkan ulang. Berdasarkan 5 langkah verifikasi gambar, langkah paling efektif dan instan yang harus Anda aplikasikan untuk membuktikan bahwa foto tersebut berasal dari tahun lampau (jika Anda tidak memiliki file asli berformat .jpg) adalah..., Mengunduh aplikasi ExifTool untuk membaca metadata, tanggal pengambilan, dan koordinat GPS langsung dari file foto yang ada di dalam obrolan WhatsApp., Membuka aplikasi Google Maps Street View untuk mencocokkan bentuk bangunan dan kondisi tiang jembatan secara mendetail saat ini., Membaca teks takarir secara cepat (skimming) untuk menemukan kejanggalan bahasa atau unsur emosional yang ada pada pesan tersebut., Mengunggah foto tersebut ke fitur Google Lens/Google Images untuk melacak sumber asli dan melihat kronologi kemunculan pertamanya di internet., Perhatikan dua fenomena penyebaran informasi ini: Kasus X: Anton membagikan pesan berantai di grup karang taruna mengenai resep ramuan herbal tradisional yang diklaim bisa menyembuhkan racun makanan secara instan. Anton menyebarkannya karena peduli pada kesehatan temannya, tanpa menyadari bahwa resep tersebut belum teruji secara klinis. Kasus Y: Sebuah akun anonim di platform media sosial sengaja menyebarkan foto dokumen privat masa lalu seorang tokoh publik tanpa konteks aslinya. Tindakan ini dilakukan secara sadar dengan niat untuk mempermalukan dan menjatuhkan reputasi tokoh tersebut di depan umum. Berdasarkan analisis karakteristik status kebenaran dan niat/tujuan si penyebar, klasifikasi jenis kesalahan informasi yang tepat untuk Kasus X dan Kasus Y adalah…, Kasus X adalah Disinformasi, sedangkan Kasus Y adalah Misinformasi., Kasus X adalah Misinformasi, sedangkan Kasus Y adalah Disinformasi., Kasus X adalah Misinformasi, sedangkan Kasus Y adalah Malinformasi., Kasus X Disinformasi, sedangkan Kasus Y adalah Malinformasi., Seorang siswa membaca potongan artikel dari situs berita "Sindo Today" di internet dengan judul provokatif: "MALAPETAKA MBG! Puluhan Siswa SD Tumbang dan Muntah Massal Akibat Program Makan Gratis..." Di dalam artikel tersebut, terdapat foto beberapa unit ambulans yang sedang berbaris di depan sebuah sekolah. Jika siswa tersebut ingin untuk mengevaluasi kebenaran konten digital yang kompleks tersebut, tindakan evaluasi manakah yang paling tepat dan valid dilakukan?, Menganalisis kerapatan warna, arah bayangan, dan pencahayaan secara mendalam pada foto ambulans yang ada di dalam situs berita tersebut untuk memastikan tidak ada editan., Keluar dari situs berita, lalu membuka beberapa tab baru untuk mengecek apakah portal berita nasional kredibel lain melaporkan peristiwa yang sama., Membaca isi artikel dari atas sampai bawah secara berulang-ulang untuk memastikan argumen yang ditulis oleh jurnalis "Sindo Today" runtut dan logis., Mempercayai konten tersebut sebagai fakta karena informasi yang disajikan didukung oleh visual ambulans yang meyakinkan dan memicu respons emosional yang kuat., Di sebuah platform video pendek, beredar cuplikan video berdurasi 10 detik yang memperlihatkan seorang pejabat daerah seolah-olah menyatakan bahwa program bantuan sosial di wilayahnya resmi dihentikan. Potongan video tersebut memicu kemarahan netizen di kolom komentar. Anda menduga video ini telah dipotong durasinya secara sengaja (cheap fakes) untuk menghilangkan konteks aslinya. Berdasarkan teknik verifikasi video, langkah praktis apa yang harus Anda aplikasikan untuk membongkar manipulasi tersebut?, Mendengarkan audio video tersebut berulang kali menggunakan penelusuran multi-jendela di laptop., Mengambil tangkapan layar (screenshot) pada adegan kunci video, lalu melacaknya dengan Google Lens untuk menemukan video utuh versi aslinya., Memeriksa data EXIF dari tautan video tersebut menggunakan aplikasi ExifTool untuk melihat jenis kamera yang digunakan., Melaporkan langsung video tersebut ke pihak kepolisian dengan menggunakan pasal karet UU ITE., Roni sangat mendukung salah satu kebijakan pendidikan terbaru dari pemerintah. Suatu hari, ia melihat sebuah unggahan di media sosial yang memuji keberhasilan kebijakan tersebut tanpa menyertakan data statistik resmi. Tanpa berpikir panjang dan tanpa memeriksa kebenarannya, Roni langsung menyukai dan menyebarkan kembali unggahan tersebut ke semua grup pertemanannya. Berdasarkan materi psikologi informasi digital, fenomena bias kognitif dan ekosistem digital apa yang sedang terjadi pada diri Roni?, Confirmation Bias (Bias Konfirmasi), karena Roni cenderung lebih mudah mempercayai informasi yang sejalan dengan keyakinan pribadinya., Filter Bubble (Gelembung Filter), karena akun Roni secara otomatis dikunci oleh sistem algoritma media sosial., Echo Chamber (Ruang Gema), karena Roni sengaja membuat situs berita palsu untuk meraup keuntungan finansial., Misinformasi, karena Roni sadar sepenuhnya bahwa informasi yang disebarkannya tersebut adalah bohong.
0%
Kuis
Share
Share
by
Berliandavis928
Edit Content
Print
Embed
More
Assignments
Leaderboard
Show more
Show less
This leaderboard is currently private. Click
Share
to make it public.
This leaderboard has been disabled by the resource owner.
This leaderboard is disabled as your options are different to the resource owner.
Revert Options
Quiz
is an open-ended template. It does not generate scores for a leaderboard.
Log in required
Visual style
Fonts
Subscription required
Options
Switch template
Show all
Open results
Copy link
QR code
Delete
Continue editing:
?