Siapakah tokoh yang memiliki cita-cita membangun Monumen Nasional (Monas)?, Mohammad Hatta, Soeharto, Presiden Soekarno, Jenderal Sudirman, Mengapa Presiden Soekarno ingin membangun Monas?, Agar menjadi pusat perbelanjaan, Sebagai simbol perjuangan, persatuan, dan kebanggaan bangsa Indonesia, Untuk dijadikan tempat tinggal presiden, Sebagai gedung perkantoran, Kapan Panitia Monumen Nasional mulai dibentuk?, 1945, 1950, 1954, 1960, Siapakah ketua Panitia Monumen Nasional saat pertama kali dibentuk?, Kolonel Umar Wirahadikusumah, Sarwoko Martokusumo, S. Suhud, Sudiro, Apa tugas utama Panitia Monumen Nasional?, Mengumpulkan dana dari masyarakat, Menyusun berbagai rencana pembangunan Monas, Menjual tiket masuk Monas, Menghias taman Monas, Mengapa dibentuk panitia kecil dalam pembangunan Monas?, Karena panitia utama dibubarkan, Agar pembangunan selesai dalam satu hari, Untuk membantu kelancaran tugas panitia karena pekerjaan semakin banyak, Untuk menggantikan Presiden Soekarno, Siapakah yang kemudian dipercaya menjadi ketua panitia pembangunan Monas?, Sarwoko Martokusumo, E.F. Wenas, Kolonel Umar Wirahadikusumah, Supeno, Bagaimana cara pemerintah memilih rancangan Monas yang terbaik?, Membeli rancangan dari luar negeri, Mengadakan sayembara desain, Memilih secara undian, Meniru monumen negara lain, Apa saja yang dipertimbangkan para perancang saat membuat desain Monas?, Warna cat dan harga bahan bangunan saja, Nilai sejarah, budaya, dan semangat perjuangan bangsa Indonesia, Keinginan wisatawan asing, Bentuk gedung-gedung modern di dunia, Apa yang dapat kita pelajari dari proses pembangunan Monas?, Pekerjaan sulit harus dikerjakan sendiri, Kerja sama dan tekad dapat mewujudkan cita-cita besar, Monumen hanya berguna untuk berwisata, Sayembara tidak diperlukan dalam pembangunan

Leaderboard

Visual style

Options

Switch template

Continue editing: ?