Siapa tokoh sejarawan yang memaparkan teori masuknya islam ke indonesia ke dalam buku berjudul "Api Sejarah Jilid1"?, Prof. Dr. Buya Hamka, Ahmad Mansur Suryanegara, Prof. Dr. C. Snouck Hurgronje, Prof. Dr. Slamet Muljana, Mengenai berdirinya Kerajaan Samudra Pasai pada abad ke-13 M (tahun 1275 M), Buya Hamka memberikan pandangan bahwa peristiwa tersebut merupakanTeori Gujarat yang dikemukakan oleh Snouck Hurgronje menyatakan bahwa Islam masuk ke Indonesia melalui ajaran tasawuf yang berkembang di India pada abad ke-13 M. Namun, teori ini memiliki kelemahan besar, yaitu, Titik awal masuknya Islam ke wilayah Nusantara, Bukti bahwa Islam di Nusantara dibawa oleh orang India, Masa perkembangan agama Islam, bukan awal masuknya Islam, Pengaruh kuat dari runtuhnya kekhalifahan di Baghdad, Prof. Dr. Slamet Muljana mengemukakan Teori Cina berdasarkan dokumen Kronik Klenteng Sam Po Kong. Kelemahan mendasar dari teori ini dikarenakan adanya fakta kebudayaan Cina bahwa, Penulisan nama orang dan tempat dari luar negeri Cina memang selalu ditulis/diterjemahkan menurut bahasa Cina, Dokumen Klenteng Sam Po Kong telah terbukti merupakan dokumen palsu buatan modern, Nama-nama seperti Raden Fatah tidak pernah terdaftar di dinasti Tiongkok, Walisongo secara tegas menyatakan menolak kebudayaan dari luar Jawa, Mengapa jalur perdagangan menjadi salah satu strategi dakwah utama yang paling sukses dipilih oleh para ulama penyebar Islam di Nusantara?, Jalur perdagangan mempermudah para ulama untuk membeli persenjataan perang, Transaksi perdagangan di jalur sutra pelayaran dunia merupakan ruang interaksi sosial paling intens tanpa paksaan, di mana ulama menarik simpati lewat kejujuran dan akhlak mulia, Para raja lokal mewajibkan seluruh pedagang asing untuk mengajarkan agamanya, Perdagangan merupakan satu-satunya mata pencaharian yang diizinkan di Nusantara, Teori Persia menyatakan bahwa Islam yang masuk ke Nusantara bermazhab Syi'ah dan dibawa dari Persia. Teori ini didasarkan pada kesamaan sistem mengeja bacaan huruf Al-Qur'an (khususnya di Jawa Barat). Teori ini dipandang lemah karena, Ejaan Arab jauh lebih populer di kalangan masyarakat Sunda kuno, Ibu kota Baghdad saat itu didominasi khalifah penganut Ahlusunnah waljamaah dan mayoritas muslim Jawa Barat bermazhab Syafi'i, Kerajaan Samudra Pasai secara tegas menolak ajaran dari Persia, Tidak ditemukan bukti arkeologis berupa tulisan Persia kuno di Jawa
0%
Quiz
Share
Share
by
Siti12masruroh2
Edit Content
Print
Embed
More
Assignments
Leaderboard
Show more
Show less
This leaderboard is currently private. Click
Share
to make it public.
This leaderboard has been disabled by the resource owner.
This leaderboard is disabled as your options are different to the resource owner.
Revert Options
Quiz
is an open-ended template. It does not generate scores for a leaderboard.
Log in required
Visual style
Fonts
Subscription required
Options
Switch template
Show all
Open results
Copy link
QR code
Delete
Continue editing:
?