Kehadiran AI sering diibaratkan sebagai pedang bermata dua. Di satu sisi memberikan efisiensi skala besar, di sisi lain menimbulkan "Fenomena Kotak Hitam". Analisislah apa dampak utama dari fenomena tersebut terhadap pengguna!, Pengguna dapat dengan mudah memodifikasi kode sumber AI, Manusia kehilangan kemampuan untuk melacak dan memahami bagaimana algoritma mengambil sebuah keputusan kritis, Mesin AI menjadi kebal terhadap virus komputer dan serangan siber, Biaya pengembangan AI menjadi jauh lebih murah dan transparan, AI secara otomatis menghapus data pribadi pengguna yang tidak relevan, Sebuah platform media sosial menggunakan AI untuk menyaring dan menyesuaikan informasi sesuai profil individu secara *real-time*. Jika tidak dibatasi secara etis, penerapan personalisasi presisi ini dapat memicu bahaya..., Filter Bubbles, di mana pengguna terkurung dalam ruang gema dan kehilangan paparan perspektif yang beragam, Atrofi kognitif pada perangkat keras server media sosial, Peningkatan empati sejati di antara sesama pengguna media sosial, Transparansi algoritma yang berlebihan kepada publik, Penurunan drastis pada kecepatan akses internet pengguna., Sebuah sistem AI untuk seleksi beasiswa terbukti lebih banyak menolak pendaftar dari daerah tertentu. Setelah diaudit, ternyata data latih yang digunakan mayoritas berasal dari kota besar. Berdasarkan prinsip etika AI, hal ini merupakan bentuk dari..., Akselerasi inovasi pendidikan, Bias algoritmik akibat kumpulan data latih historis yang tidak representatif., Manipulasi dan disinformasi oleh peserta beasiswa, Keberhasilan implementasi prinsip *opt-out*, . Interaksi sintetis antara mesin dan pembuat kebijakan, Belmont Report (Akar Etika Penelitian) menekankan prinsip "Kemanfaatan". Bagaimana evaluasi penerapan prinsip ini dalam konteks pengembangan Kecerdasan Artifisial?, Pengembang bebas mengeksploitasi data pengguna selama sistem berjalan efisien., Pengembang wajib menghasilkan keuntungan finansial maksimal bagi perusahaan, AI harus dirancang dengan prinsip 'Tidak Membahayakan' dan melakukan upaya sistematis untuk mengurangi bias, Pengguna tidak perlu memberikan izin (*consent*) jika aplikasi AI tersebut gratis, Sistem AI wajib mengambil alih seluruh pengambilan keputusan strategis manusia, Sesuai dengan rekomendasi UNESCO 2021 tentang etika AI, pilar "Inklusivitas" mengharuskan agar algoritma..., Mengutamakan kelompok ras tertentu yang menjadi target pasar, Menjamin privasi data hanya untuk pejabat pemerintah, Tidak memihak pada ras atau kelompok tertentu dalam menghasilkan keputusan., Mengembangkan ekosistem mesin yang menghabiskan banyak energi fosil., Merahasiakan seluruh proses kerja algoritma dari publik., Pilar pertama dalam cetak biru etika AI adalah Transparansi & Akuntabilitas. Jika sebuah mobil otonom (AI) menabrak pejalan kaki akibat kesalahan sensor, siapakah yang secara etis dan hukum memegang akuntabilitas mutlak?, Pejalan kaki yang ditabrak., Mobil otonom itu sendiri, mesin harus dipenjara., Pengembang dan operator manusia yang merancang dan menggunakan AI tersebut., Perusahaan asuransi pejalan kaki., Pemerintah yang mengizinkan mobil otonom beroperasi., Kegagalan sistem Pengenalan Wajah (Facial Recognition) di Detroit yang merugikan kelompok ras minoritas menunjukkan bahaya dari data yang tidak representatif. Analisislah proses eskalasi dari kasus tersebut!, AI memiliki kebencian bawaan terhadap kelompok minoritas., Data awal yang mengabaikan keragaman ras direplikasi dan diperkuat oleh algoritma menjadi diskriminasi sistemik dalam kecepatan tinggi., Kamera di Detroit memiliki resolusi yang terlalu rendah untuk membedakan wajah., Kelompok minoritas sengaja menipu sistem pengenalan wajah., Algoritma berjalan terlalu lambat sehingga gagal memproses wajah secara tepat., Anda sedang merancang aplikasi kesehatan berbasis AI. Berdasarkan Pilar 3 (Privasi, Keamanan & Keberlanjutan), tindakan implementasi awal yang wajib dilakukan adalah..., Menjual data rekam medis pasien ke perusahaan farmasi untuk dana pengembangan., Meminta pasien menekan tombol persetujuan (*consent*) tanpa perlu membaca syarat ketentuannya., Mengamankan jejak data pribadi, meminta persetujuan penuh (*consent*), dan mematuhi regulasi ketat., Membiarkan aplikasi terbuka agar semua dokter di dunia bisa melihat data pasien tanpa *password*., Menyimpan data pengguna di server fisik yang tidak memiliki pengamanan siber., Salah satu isu spesifik pada era AI Generatif adalah Disinformasi dan Manipulasi (seperti *deepfake*). Langkah mitigasi etis yang paling tepat untuk diterapkan adalah..., Memblokir seluruh akses internet secara global., Mewajibkan label atau tanda air (*watermark*) pada konten buatan mesin dan memperkuat literasi pengguna., Menangkap dan menghukum semua pembuat aplikasi AI., Mengabaikan *deepfake* karena dianggap sebagai karya seni murni., Menyembunyikan identitas pembuat konten agar tidak terjadi konflik., AI Generatif sering dilatih menggunakan karya seniman tanpa kompensasi finansial atau izin resmi. Kebijakan etis apakah yang harus dievaluasi dan diterapkan untuk melindungi Hak Cipta dan Kekayaan Intelektual tersebut?, Mengubah semua hak cipta menjadi milik perusahaan AI., Melarang semua bentuk seni digital di internet., Menerapkan kebijakan *opt-out* (hak menolak berpartisipasi) bagi kreator dan menuntut transparansi sumber *dataset* dari pengembang., Mewajibkan seniman membayar pajak kepada pengembang AI., Mengganti profesi seniman dengan robot pembuat gambar.
0%
Coding 11-Etika AI
Share
Share
by
Daringpai17
Edit Content
Print
Embed
More
Assignments
Leaderboard
Show more
Show less
This leaderboard is currently private. Click
Share
to make it public.
This leaderboard has been disabled by the resource owner.
This leaderboard is disabled as your options are different to the resource owner.
Revert Options
Open the box
is an open-ended template. It does not generate scores for a leaderboard.
Log in required
Visual style
Fonts
Subscription required
Options
Switch template
Show all
Open results
Copy link
QR code
Delete
Continue editing:
?