Setelah ayahnya meninggal dunia, Ahmad dan saudara-saudaranya sepakat membagi harta peninggalan ayah secara merata karena mereka menganggap semua anak memiliki hak yang sama. Namun, salah seorang keluarga mengingatkan bahwa pembagian harta peninggalan dalam Islam tidak hanya berdasarkan kesepakatan keluarga, tetapi memiliki ketentuan tertentu. Berdasarkan kasus tersebut, pengertian mawaris yang paling tepat adalah ...., aturan tentang pemberian harta seseorang kepada orang lain ketika masih hidup, ilmu yang membahas tata cara pembagian harta peninggalan kepada ahli waris berdasarkan ketentuan syariat Islam, kebiasaan masyarakat dalam membagi harta orang yang telah meninggal dunia, kesepakatan keluarga dalam menentukan penerima seluruh harta peninggalan, Pak Hasan sebelum meninggal berpesan kepada keluarganya agar setelah ia meninggal, sebagian hartanya diberikan kepada sebuah panti asuhan. Setelah beliau meninggal, keluarga juga harus membagikan harta yang tersisa kepada orang-orang yang berhak menerimanya menurut syariat. Analisis yang tepat terhadap dua tindakan tersebut adalah ...., keduanya termasuk mawaris karena sama-sama dilakukan setelah kematian, pemberian kepada panti asuhan termasuk mawaris, sedangkan pembagian kepada keluarga termasuk wasiat, pesan kepada panti asuhan termasuk wasiat, sedangkan pembagian kepada ahli waris termasuk mawaris, keduanya termasuk wasiat karena berasal dari keinginan orang yang meninggal, Seorang siswa mengatakan, “Pembagian warisan dalam Islam hanyalah aturan adat yang berkembang di masyarakat Arab. Karena itu, pembagiannya boleh diubah sesuai kesepakatan keluarga.”Pernyataan tersebut perlu dikritisi karena ...., hukum waris hanya bersumber dari pendapat para ulama, hukum waris Islam memiliki dasar yang kuat dalam Al-Qur'an dan hadis, hukum waris sepenuhnya diserahkan kepada kepala keluarga, pembagian warisan hanya berdasarkan adat masing-masing daerah, Perhatikan pernyataan berikut:“Allah menetapkan bagian tertentu bagi laki-laki dan perempuan dari harta peninggalan orang tua dan kerabat.” Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa pembagian warisan dalam Islam ...., sepenuhnya ditentukan berdasarkan status sosial seseorang, boleh diubah apabila ahli waris merasa tidak puas, memiliki ketentuan yang telah ditetapkan Allah Swt., hanya berlaku bagi laki-laki sebagai pencari nafkah, Ketika mempelajari hukum mawaris, guru menjelaskan bahwa salah satu dasar hukum utama terdapat dalam QS. An-Nisa' ayat 11, 12, dan 176. Kesimpulan yang paling tepat dari informasi tersebut adalah ...., hukum waris merupakan hasil ijtihad ulama semata, pembagian warisan tidak memiliki ketentuan yang pasti, Al-Qur'an memberikan pedoman mengenai pembagian harta warisan, Al-Qur'an hanya membahas kewajiban berwasiat tanpa membahas warisan, Sebelum meninggal dunia, Pak Rahman mengatakan kepada keluarganya bahwa ia ingin memberikan sebagian hartanya kepada seorang anak yatim yang bukan ahli warisnya. Pemberian tersebut akan dilaksanakan setelah ia meninggal dunia. Berdasarkan kasus tersebut, tindakan Pak Rahman paling tepat disebut ...., hibah, sedekah, wakaf, wasiat, Seorang siswa berpendapat bahwa wasiat dan warisan adalah hal yang sama karena keduanya sama-sama berkaitan dengan harta seseorang setelah meninggal dunia. Pernyataan yang paling tepat untuk membantah pendapat tersebut adalah ...., wasiat diberikan kepada ahli waris, sedangkan warisan hanya diberikan kepada orang miskin, wasiat merupakan pesan pemberian harta yang dilaksanakan setelah pewasiat meninggal, sedangkan warisan merupakan harta yang berpindah kepada ahli waris berdasarkan ketentuan syariat, wasiat dilakukan sebelum seseorang meninggal, sedangkan warisan dilakukan sebelum seseorang meninggal, warisan boleh diberikan kepada siapa saja tanpa ketentuan, sedangkan wasiat wajib diberikan kepada ahli waris, Pak Abdullah meninggalkan harta senilai Rp300.000.000. Sebelum meninggal, ia berwasiat agar Rp150.000.000 diberikan kepada sebuah lembaga sosial. Keluarganya kemudian mempertanyakan jumlah tersebut karena menurut ketentuan umum fikih, wasiat memiliki batas tertentu. Analisis yang paling tepat adalah ...., seluruh harta boleh diwasiatkan karena merupakan milik pribadi, wasiat tidak boleh dilakukan dalam keadaan apa pun, wasiat secara umum dibatasi maksimal sepertiga harta, sehingga perlu diperhatikan ketentuan syariat dan persetujuan ahli waris jika melebihi batas tersebut, wasiat wajib diberikan kepada anak kandung, Perhatikan kasus berikut. Seseorang meninggal dunia dengan meninggalkan istri, dua anak laki-laki, satu anak perempuan, dan sejumlah harta. Sebelum meninggal, ia juga pernah membuat wasiat untuk memberikan sebagian hartanya kepada tetangganya yang membutuhkan. Langkah yang paling tepat dalam memahami kasus tersebut adalah ...., seluruh harta langsung diberikan kepada tetangga sesuai wasiat, wasiat dan warisan merupakan dua hal yang tidak memiliki hubungan, penyelesaian harta peninggalan harus memperhatikan kewajiban-kewajiban pewaris, wasiat yang sah, kemudian hak ahli waris sesuai ketentuan syariat, ahli waris boleh mengambil semua harta dan mengabaikan wasiat, Dalam sebuah keluarga terjadi perdebatan. Anak pertama berkata, “Ayah berhak menentukan seluruh pembagian hartanya sebelum meninggal.” Anak kedua berkata, “Tidak semua keinginan ayah dapat menghapus ketentuan waris dalam Islam.”Berdasarkan prinsip mawaris dan wasiat, kesimpulan yang paling tepat adalah ...., keinginan pewaris selalu mengalahkan seluruh ketentuan syariat, ahli waris bebas menentukan bagian masing-masing tanpa dasar hukum, wasiat dapat digunakan untuk menghapus seluruh ketentuan bagian ahli waris, pembagian harta peninggalan harus memperhatikan ketentuan syariat, sedangkan wasiat memiliki aturan dan batas yang harus dipenuhi, Pak Ahmad meninggal dunia dan meninggalkan harta berupa rumah, kendaraan, tabungan, serta usaha. Ia meninggalkan seorang istri, dua anak laki-laki, dan satu anak perempuan. Salah seorang anak berpendapat bahwa seluruh harta harus dibagi sama rata karena semua anak merupakan keturunan Pak Ahmad. Berdasarkan ketentuan mawaris dalam Islam, pendapat tersebut perlu dikaji kembali karena ...., pembagian warisan hanya berdasarkan kesepakatan keluarga, semua anak laki-laki dan perempuan pasti memperoleh bagian yang sama, pembagian warisan memiliki ketentuan syariat yang mempertimbangkan kedudukan masing-masing ahli waris, harta peninggalan otomatis menjadi milik anak tertua, Seorang ayah meninggal dunia dengan meninggalkan seorang istri, dua anak laki-laki, dan satu anak perempuan. Sebelum pembagian warisan dilakukan, salah seorang anak ingin langsung menjual rumah peninggalan ayahnya karena menganggap rumah tersebut sudah menjadi miliknya. Tindakan tersebut kurang tepat karena ...., seluruh harta peninggalan menjadi milik anak pertama, harta warisan harus terlebih dahulu diselesaikan sesuai ketentuan yang berlaku sebelum dibagikan kepada ahli waris, anak tidak memiliki hak menerima warisan, rumah peninggalan tidak boleh diwariskan, Perhatikan ilustrasi berikut! Setelah Pak Hasan meninggal, keluarganya menemukan bahwa beliau masih memiliki utang kepada salah seorang tetangganya. Keluarga kemudian berniat membagi seluruh harta peninggalan kepada ahli waris terlebih dahulu dan berencana melunasi utang tersebut beberapa bulan kemudian. Jika dianalisis berdasarkan prinsip pengelolaan harta peninggalan dalam Islam, tindakan tersebut ...., benar karena hak ahli waris selalu didahulukan, benar karena utang dapat dibayar kapan saja, kurang tepat karena kewajiban yang berkaitan dengan harta peninggalan harus diperhatikan sebelum pembagian warisan, benar jika semua ahli waris menyetujuinya, Seorang laki-laki meninggal dunia dan meninggalkan harta yang cukup banyak. Ia meninggalkan istri, anak laki-laki, anak perempuan, dan kedua orang tua. Seorang anggota keluarga mengatakan, “Karena anak-anak adalah generasi penerus, seluruh harta seharusnya diberikan kepada anak-anak.” Pernyataan tersebut tidak sesuai dengan prinsip mawaris karena ...., orang tua pewaris tidak pernah memiliki hak waris, hanya anak laki-laki yang berhak mendapatkan warisan, ahli waris memiliki bagian dan kedudukan yang telah diatur dalam syariat, seluruh harta harus diberikan kepada istri, . Dalam sebuah keluarga, seorang ayah meninggal dunia. Ia meninggalkan seorang istri, dua anak laki-laki, dan dua anak perempuan. Salah seorang anak laki-laki mengatakan bahwa pembagian warisan harus dilakukan berdasarkan prinsip “satu orang satu bagian” agar adil. Jika dikaitkan dengan hukum mawaris Islam, konsep keadilan yang tepat adalah ...., keadilan selalu berarti semua ahli waris memperoleh jumlah yang sama, keadilan dalam warisan berarti setiap orang memperoleh sesuai dengan ketentuan syariat, keadilan ditentukan oleh ahli waris yang paling tua, keadilan ditentukan berdasarkan banyaknya kebutuhan setiap ahli waris, Perhatikan pernyataan berikut! 1. Mengetahui siapa saja yang menjadi ahli waris, 2. Mengetahui bagian masing-masing ahli waris, 3. Menentukan harta yang termasuk harta peninggalan, 4. Membagikan seluruh harta tanpa memperhatikan kewajiban pewaris, 5. Menyelesaikan hal-hal yang berkaitan dengan harta peninggalan sebelum pembagian. Tindakan yang menunjukkan pemahaman yang benar terhadap proses pembagian warisan adalah ...., 1, 2, 3, dan 5, 1, 2, dan 4, 2, 3, dan 4, 1, 3, 4, dan 5, Pak Yusuf meninggal dunia dan meninggalkan seorang istri serta tiga anak. Salah seorang anaknya berkata, “Ayah sudah memberikan rumah kepada saya ketika masih hidup, jadi rumah itu harus dihitung sebagai bagian warisan setelah Ayah meninggal.” Analisis yang paling tepat terhadap pernyataan tersebut adalah ...., semua pemberian ketika hidup otomatis menjadi warisan, pemberian ketika seseorang masih hidup dan harta warisan setelah meninggal merupakan dua hal yang harus dibedakan, seluruh harta yang pernah diberikan orang tua wajib ditarik Kembali, setiap pemberian kepada anak laki-laki menjadi warisan, Seorang pewaris meninggalkan harta berupa rumah, tanah, kendaraan, dan uang tunai. Keluarga ingin segera membagi semuanya, tetapi mereka belum menghitung secara jelas harta yang benar-benar menjadi peninggalan pewaris. Langkah yang paling tepat adalah ...., membagi rumah terlebih dahulu kepada anak tertua, menjual seluruh harta dan membagi hasilnya secara merata, mengidentifikasi dan menghitung harta peninggalan terlebih dahulu sebelum menentukan bagian ahli waris, menyerahkan seluruh harta kepada keluarga yang paling membutuhkan, Dalam suatu keluarga terjadi perselisihan karena anak laki-laki memperoleh bagian yang berbeda dengan anak perempuan. Salah seorang anggota keluarga berkata, “Kalau jumlahnya berbeda berarti hukum Islam tidak adil.” Tanggapan yang paling tepat adalah ...., hukum Islam memang membedakan manusia berdasarkan kekayaan, perbedaan bagian tidak selalu berarti ketidakadilan karena pembagian mawaris memiliki pertimbangan dan ketentuan syariat, semua warisan harus dibagi rata agar adil, anak perempuan seharusnya tidak mendapatkan warisan, Seorang siswa membuat kesimpulan setelah mempelajari mawaris, Mawaris bukan sekadar membagi harta orang yang meninggal, tetapi merupakan aturan syariat untuk menjaga hak orang-orang yang berhak menerima harta peninggalan.” Kesimpulan tersebut menunjukkan bahwa tujuan mempelajari mawaris antara lain, memperbanyak harta keluarga tertentu, menghindari tanggung jawab terhadap keluarga, menjaga keadilan dan mencegah perselisihan dalam pembagian harta peninggalan, memberikan keuntungan lebih besar kepada ahli waris tertentu
0%
SOAL
Share
Share
by
Muhammadridha25
Edit Content
Print
Embed
More
Assignments
Leaderboard
Show more
Show less
This leaderboard is currently private. Click
Share
to make it public.
This leaderboard has been disabled by the resource owner.
This leaderboard is disabled as your options are different to the resource owner.
Revert Options
Quiz
is an open-ended template. It does not generate scores for a leaderboard.
Log in required
Visual style
Fonts
Subscription required
Options
Switch template
Show all
Open results
Copy link
QR code
Delete
Continue editing:
?