Kalau dokumen lingkungan belum lengkap, siapa yang paling panik?, Pemrakarsa, Tim Environment, Konsultan, Semua, termasuk grup WhatsApp 😂, AMDAL itu paling tepat dianalogikan sebagai…, “Buku manual” sebelum proyek jalan, Dokumen yang dibuka saat audit saja, Jimat anti-komplain 😆, Surat cinta untuk pemerintah, Kalau izin lingkungan bisa ngomong, kemungkinan dia akan berkata…, “Update dataku dong!”, “Aku bukan pajangan!”, Semua benar 😂, “Jangan lupa kewajibanmu!”, Temuan monitoring lingkungan yang tidak ditindaklanjuti biasanya akan berubah menjadi…, Temuan audit, Temuan audit + cerita horor 😱, Cerita horor, Teman diskusi, Logbook maintenance genset tidak pernah di-update. Saat auditor datang, jawaban paling berbahaya adalah…, “Sebentar Pak, saya cari dulu.”, “Sebenarnya sudah dilakukan, cuma belum ditulis.”, “Bukannya Bapak sudah tahu?” 😂, “Kayaknya ada di laptop Mas Budi.”, Kalau compliance lingkungan punya slogan ala anak muda, yang paling cocok adalah…, “No Evidence, No Story!”, “Nanti juga ketemu dokumennya.”, “Percaya saja sama saya.” 😂, “Yang penting sudah dikerjakan.”, Mana yang paling menakutkan bagi tim Environment?, Dokumen tidak lengkap, Data monitoring hilang, Semua benar, apalagi kalau terjadi bersamaan 😭, Audit mendadak, Kalau petugas bilang, “Pak/Bu, boleh saya lihat buktinya?” maka respons terbaik adalah…, “Ada kok…”, Senyum sambil buka Google 😂, “Sebentar saya WhatsApp teman.”, Langsung tunjukkan dokumennya, Prinsip paling penting dalam compliance lingkungan adalah…, Do it – Document it – Prove it! 💪, Do it, Prove it, Document it, Limbah B3 sudah dikelola dengan baik, tetapi dokumennya hilang. Kondisinya seperti…, Pacar baik tapi tidak punya KTP 😭, Aman secara praktik, belum aman secara administrasi, B dan C benar, Sudah melakukan tapi tidak punya bukti

Leaderboard

Visual style

Options

AI Enhanced: This activity contains content generated by AI. Learn more.

Switch template

Continue editing: ?