Seorang perempuan tidak memiliki wali nasab yang memenuhi syarat. Keluarganya kemudian menunjuk seorang teman keluarga untuk menjadi wali karena dianggap lebih dekat dengannya. Apa yang perlu dipahami?, Siapa pun yang dekat dengan perempuan otomatis dapat menjadi wali, Wali nikah memiliki urutan dan ketentuan; jika tidak ada wali nasab yang memenuhi syarat, terdapat mekanisme wali hakim sesuai ketentuan, Perempuan boleh menunjuk siapa pun sebagai wali, Teman keluarga selalu lebih utama daripada wali nasab, Pasangan suami istri memiliki perbedaan pendapat mengenai penggunaan uang keluarga. Suami merasa karena dia yang mencari nafkah, seluruh keputusan keuangan harus berada di tangannya. Sikap yang paling sesuai dengan prinsip rumah tangga dalam Islam adalah…, Semua keputusan harus diserahkan kepada keluarga besar, Pihak yang menghasilkan uang selalu memiliki hak mutlak menentukan semua keputusan, Masalah dibicarakan dengan komunikasi dan musyawarah sambil memperhatikan hak, kewajiban, dan kondisi masing-masing, Salah satu pihak harus selalu mengalah, Seorang calon suami ingin memberikan mahar yang sederhana karena kemampuan ekonominya terbatas. Keluarga calon istri meminta mahar yang sangat tinggi demi menjaga gengsi keluarga. Prinsip fiqih yang paling tepat untuk memahami persoalan tersebut adalah…, Mahar harus mengikuti standar keluarga, Mahar merupakan hak istri dan hendaknya mempertimbangkan kesepakatan serta kemampuan tanpa menjadikannya beban, Semakin mahal mahar, semakin sempurna pernikahan, Mahar tidak perlu dibicarakan karena akan mengikuti keputusan keluarga, Seorang wali berkata kepada calon pengantin laki-laki: “Kamu boleh menikahi anak saya, tetapi mahar yang kamu berikan harus diserahkan kepada saya.” Apa pemahaman yang paling tepat?, Mahar adalah hak wali karena wali yang menikahkan, Mahar merupakan hak istri, bukan hak pribadi wali, Mahar harus selalu diberikan kepada keluarga, Wali bebas menentukan siapa penerima mahar, Seorang wali menikahkan seorang perempuan tanpa mempertimbangkan bahwa calon suaminya memiliki persoalan serius yang dapat membahayakan kehidupan rumah tangga. Apa pelajaran penting dari kasus tersebut?, Wali tidak memiliki tanggung jawab setelah akad, Wali bebas menentukan pasangan tanpa mempertimbangkan calon pengantin, Wali hanya bertugas mengucapkan ijab, Wali memiliki amanah yang harus dijalankan dengan mempertimbangkan kemaslahatan dan ketentuan syariat

Leaderboard

Visual style

Options

Switch template

Continue editing: ?