. Setelah beberapa hari proses pengomposan, bahan organik mulai berwarna lebih gelap dan teksturnya lebih lunak. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa …, A. kompos mengalami pembusukan tanpa mikroorganisme, B. proses penguraian bahan organik sedang berlangsung, C. bahan organik tidak dapat terurai, D. kompos harus segera dibuang, 2. Jika tumpukan kompos terlalu basah dan mengeluarkan bau tidak sedap, tindakan yang paling tepat adalah …, A. menambahkan air lebih banyak, B. menutup kompos rapat-rapat, C. menambahkan bahan kering dan meningkatkan aerasi, D. menghentikan proses pengomposan, 3. Siswa mengamati bahwa kompos yang cukup mendapatkan udara memiliki bau lebih sedikit dibandingkan kompos yang kekurangan udara. Kesimpulan yang tepat adalah …, A. udara tidak berpengaruh terhadap pengomposan, B. oksigen membantu proses pengomposan aerob, C. oksigen menghentikan aktivitas mikroorganisme, D. kompos harus selalu dalam kondisi kedap udara, Selama proses pengomposan, suhu tumpukan sempat meningkat kemudian secara perlahan menurun. Hal tersebut dapat menunjukkan bahwa …, A. mikroorganisme tidak bekerja, B. aktivitas penguraian berlangsung dan bahan organik mulai berkurang, C. kompos mengalami kegagalan, D. air dalam kompos telah habis seluruhnya, 5. Kelompok A menghasilkan kompos yang berwarna gelap, bertekstur remah, dan berbau seperti tanah. Berdasarkan ciri tersebut, refleksi yang paling tepat adalah …, A. kompos belum mengalami penguraian, B. proses pengomposan berjalan dengan baik, C. kompos terlalu banyak mengandung air, D. mikroorganisme tidak berperan dalam proses tersebut, 6. Jika proses pengomposan berlangsung sangat lambat karena bahan yang digunakan berukuran besar, perbaikan yang dapat dilakukan adalah …, A. memperbesar ukuran bahan, B. mengurangi semua bahan organik, C. mencacah bahan menjadi ukuran lebih kecil, D. menambahkan plastik ke dalam kompos, 7. Dalam kegiatan pengomposan, siswa mencatat suhu dan kelembapan secara berkala. Tujuan kegiatan tersebut adalah …, A. memperindah tampilan kompos, B. mengetahui kondisi proses pengomposan, C. mempercepat pengumpulan sampah, D. mengurangi jumlah mikroorganisme, 8. Setelah melakukan refleksi, siswa menemukan bahwa kompos terlalu kering sehingga proses penguraian berjalan lambat. Perbaikan yang paling tepat adalah …, A. menambahkan air secukupnya, B. menambahkan plastik, C. menghentikan pembalikan kompos, D. mengurangi semua bahan organik, 9. Dari hasil pengamatan, siswa menyadari bahwa keberhasilan pengomposan dipengaruhi oleh keseimbangan bahan, kelembapan, suhu, dan udara. Pembelajaran penting yang dapat diperoleh adalah …, A. pengomposan dapat berlangsung tanpa pengelolaan, B. semua sampah dapat langsung menjadi kompos, C. proses pengomposan memerlukan kondisi yang sesuai, D. mikroorganisme tidak diperlukan dalam pengomposan, 10. Setelah menyelesaikan proyek pengomposan, tindakan refleksi yang paling menunjukkan pembelajaran mendalam adalah …, A. menghafalkan langkah pengomposan, B. menyalin hasil kelompok lain, C. mengevaluasi hasil, menemukan masalah, dan menentukan perbaikan, D. membuang kompos yang belum sempurna

Leaderboard

Visual style

Options

Switch template

Continue editing: ?