Pihak mana yang memiliki peran utama dalam merumuskan kebijakan, regulasi, dan standar tata ruang yang berkaitan dengan mitigasi bencana?, Sektor Swasta, Pemerintah, Komunitas Lokal, Lembaga Internasional, Apa salah satu peran utama Organisasi Non-Pemerintah (LSM) dalam pelaksanaan program di lapangan pada saat mitigasi bencana?, Mengoordinasikan seluruh upaya tanggap darurat di tingkat nasional, Menyediakan teknologi peringatan dini dan infrastruktur berskala besar, Bekerja langsung dengan komunitas untuk pelatihan tanggap darurat dan peningkatan kapasitas, Merumuskan standar peraturan bangunan tahan gempa, Kontribusi sektor swasta terkait inovasi dan teknologi untuk mitigasi bencana diwujudkan melalui..., Penyediaan alat pemantau bencana dan sistem peringatan dini, Pembuatan undang-undang tata ruang wilayah, Pelaksanaan evakuasi massal antar-negara, Pembentukan Badan Nasional Penanggulangan Bencana, Komunitas lokal memiliki peran penting dalam implementasi dan pengawasan mitigasi bencana. Contoh keterlibatan langsung mereka di lapangan adalah..., Menyelenggarakan konferensi global tentang risiko bencana, Terlibat dalam pembuatan tanggul dan pemetaan risiko, Mengalokasikan dana hibah dari negara-negara asing, Merumuskan kebijakan luar negeri terkait bantuan kemanusiaan, Lembaga regional yang berfokus menyediakan dukungan dalam pengurangan risiko bencana di wilayah Asia dengan membagikan pengetahuan, riset, dan praktik terbaik adalah..., ECHO (European Civil Protection and Humanitarian Aid Operations), PIFS (Pacific Islands Forum Secretariat), CDEMA (Caribbean Disaster Emergency Management Agency), ADRC (Asian Disaster Reduction Center), Badan internasional di bawah naungan PBB yang memiliki tugas mengkoordinasikan upaya global untuk mengurangi risiko bencana dan mengimplementasikan Kerangka Sendai adalah..., World Food Programme (WFP), United Nations Office for Disaster Risk Reduction (UNDRR), World Health Organization (WHO), AHA Centre, Kerja sama antar-negara di kawasan Asia Tenggara untuk mengkoordinasikan bantuan kemanusiaan dan respon bencana difasilitasi oleh lembaga..., AHA Centre (ASEAN Coordinating Centre for Humanitarian Assistance on Disaster, CDEMA (Caribbean Disaster Emergency Management Agency), PIFS (Pacific Islands Forum Secretariat), Oxfam International, Bencana Gempa Bumi dan Tsunami Aceh yang terjadi pada tanggal 26 Desember 2004 memicu dampak yang sangat besar, salah satunya adalah..., Lebih dari 230.000 orang meninggal dan infrastruktur hancur di sepanjang pantai, Kerusakan yang hanya terfokus pada sektor telekomunikasi dan perbankan, Masyarakat lokal tidak membutuhkan dukungan psikososial sama sekali, Tidak ada rumah sakit atau sekolah yang hancur akibat terjangan ombak, Pada kasus penanganan Tsunami Aceh, lembaga yang berperan penting mengkoordinasikan upaya internasional, mengumpulkan dana, serta memfasilitasi kerja sama antara donor dan penerima bantuan adalah..., Médecins Sans Frontières (MSF), Care International, United Nations Office for the Coordination of Humanitarian Affairs (OCHA), Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Tahap mengadaptasi dan menyesuaikan strategi mitigasi berdasarkan hasil evaluasi dan umpan balik dengan tujuan untuk meningkatkan respons di masa depan disebut dengan..., Riset Kolaboratif, Perbaikan Berkelanjutan, Fleksibilitas Finansial, Dukungan Internasional
0%
tugas ips
Share
Share
by
Vallekj17
Edit Content
Print
Embed
More
Assignments
Leaderboard
Show more
Show less
This leaderboard is currently private. Click
Share
to make it public.
This leaderboard has been disabled by the resource owner.
This leaderboard is disabled as your options are different to the resource owner.
Revert Options
Open the box
is an open-ended template. It does not generate scores for a leaderboard.
Log in required
Visual style
Fonts
Subscription required
Options
Switch template
Show all
Open results
Copy link
QR code
Delete
Continue editing:
?