Seorang perempuan 28 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan hidung tersumbat sejak 8 hari yang lalu. Keluhan disertai sekret hidung berwarna kuning kehijauan, nyeri dan rasa tertekan pada daerah pipi kanan yang semakin berat ketika membungkuk. Pasien juga mengeluhkan penurunan penciuman. Satu minggu sebelumnya pasien mengalami batuk-pilek. Demam tidak tinggi. Pada pemeriksaan didapatkan suhu 37,8°C, mukosa hidung edema dan hiperemis, serta sekret mukopurulen pada meatus nasi medius kanan. DIAGNOSIS?, Polip nasi, Rhinitis alergi, Rhinitis vasomotor, Rhinosinusitis kronis, Rhinosinusitis akut, Seorang perempuan 29 tahun mengalami hidung tersumbat, sekret hidung, dan rasa penuh pada wajah sejak 4 hari setelah mengalami common cold. Suhu 37,5°C dan kondisi umum baik. Tidak terdapat tanda infeksi berat atau komplikasi. Dokter mendiagnosis rhinosinusitis akut viral. Tatalaksana yang paling tepat adalah..., Amoksisilin selama 14 hari, Kultur sekret sinus segera, Functional endoscopic sinus surgery, Terapi simptomatik dan observasi, Kortikosteroid sistemik selama 7 hari, Seorang laki-laki 27 tahun datang dengan keluhan nyeri dan rasa tertekan pada wajah setelah mengalami infeksi saluran napas atas. Nyeri terutama dirasakan pada daerah pipi kanan dan bertambah ketika kepala ditundukkan. Pemeriksaan menunjukkan nyeri tekan pada daerah pipi kanan. Sinus yang mengalami inflamasi adalah..., Sinus mastoid, Sinus frontal, Sinus maksilaris, Sinus sfenoid, Sinus etmoid posterior, Seorang laki-laki 45 tahun mengeluhkan hidung tersumbat bilateral selama 6 bulan, penurunan penciuman yang progresif, dan sekret hidung. Pasien mengatakan keluhan tidak disertai nyeri wajah yang berat. Pada pemeriksaan rinoskopi tampak massa pucat, licin, lunak, dan tidak mudah berdarah pada kedua kavum nasi. Diagnosis?, Epistaksis posterior, Polip nasi pada CRSwNP, Papiloma sinonasal, Rhinitis vasomotor, Deviasi septum nasi, Seorang perempuan 35 tahun mengeluhkan hidung tersumbat bilateral, sekret hidung, postnasal drip, dan penurunan penciuman selama 6 bulan. Pemeriksaan endoskopi menunjukkan edema mukosa dan sekret mukopurulen tanpa massa polipoid. Pasien telah mendapatkan terapi irigasi saline dan kortikosteroid intranasal secara teratur selama beberapa minggu, tetapi gejala masih menetap. Tatalaksana berikutnya yang paling tepat adalah..., Evaluasi lebih lanjut dengan CT-scan sinus paranasal, Menghentikan seluruh terapi karena penyakit akan sembuh spontan, Memberikan dekongestan topikal jangka panjang, Melakukan tonsilektomi, Memberikan antihistamin sebagai terapi utama, Seorang laki-laki 24 tahun datang ke klinik dengan keluhan pilek, bersin-bersin, hidung tersumbat sejak 3 hari. Dari hasil anamnesis menunjukkan pasien mengalami bersin-bersin setelah membersihkan rumah. Diagnosis yang tepat untuk pasien tersebut adalah, Rhinitis Vasomotor, Rhinitis Idiopatik, Rhinitis Medikamentosa, Rhinitis Infeksi, Rhinitis Alergi, Seorang pasien perempuan 32 tahun datang ke klinik dengan keluhan pilek, bersin-bersin, hidung tersumbat setiap pagi sejak 2 hari yang lalu. Anamnesis menunjukkan pasien tidak memiliki alergi dan tidak belum menjalani pengobatan sebelumnya. Tatalaksana farmakologis yang tepat untuk pasien tersebut adalah, Kortikosteroid Oral, NSAID, Dekongestan, NSAID, Antihistamin, Dekongestan, Kortikosteroid Intranasal, Antihistamin, Antikolinergik, Corticosteroid Intranasal, Antibiotik, Antihistamin, NSAID, Antibiotik, β2 Agonist, Seorang laki-laki datang dengan keluhan hidung tersumbat, pilek, disertai dengan penurunan penciuman Pasien juga merasakan nyeri wajah terutama pada bagian pipi. Pemeriksaan TTV menunjukkan suhu 37,8°C, HR 95, TD 82/124. Pemeriksaan nasoendoskopi menunjukkan adanya massa bertangkai mengkilap berwarna putih. Diagnosis yang tepat untuk pasien tersebut adalah, Rhinosinusitis Akut Viral, Rinosinusitis Kronis dengan Polip, Rinosinusitis Kronis tanpa Polip, Rhinosinusitis Akut Bakterial, Rhinitis Akut, Seorang laki-laki datang dengan keluhan hidung tersumbat, pilek, disertai dengan penurunan penciuman Pasien juga merasakan nyeri wajah terutama pada bagian pipi. Pemeriksaan TTV menunjukkan suhu 37,8°C, HR 95, TD 82/124. Pemeriksaan nasoendoskopi menunjukkan adanya massa bertangkai mengkilap berwarna putih. Pemeriksaan penunjang yang diperlukan untuk pasien tersebut, HRCT, Foto waters view, Bronkoskopi, CT Scan, MRI, Seorang laki-laki datang dengan keluhan hidung tersumbat, pilek, disertai dengan penurunan penciuman Pasien juga merasakan nyeri wajah terutama pada bagian pipi. Pemeriksaan TTV menunjukkan suhu 37,8°C, HR 95, TD 82/124. Pemeriksaan nasoendoskopi menunjukkan adanya massa bertangkai mengkilap berwarna putih. Setelah menjalani terapi medikamentosa, kondisi pasien tetap tidak membaik. Langkah yang tepat selanjutnya adalah, Rujuk THT untuk pertimbangan FESS, Melanjutkan terapi, Rujuk bedah plastik untuk dilakukan rekonstruksi, Menghentikan terapi, Diberikan antibiotik, Seorang pasien mengalami epifora (mata berair) akibat adanya gangguan pada saluran yang membawa air mata dari saccus lacrimalis menuju cavum nasi. Berdasarkan hubungan anatomi cavum nasi, saluran tersebut bermuara pada struktur yang ditunjukkan pada gambar. Di manakah lokasi muara duktus nasolakrimalis yang tepat?, Meatus nasi superior, Recessus sphenoethmoidalis, Choana, Meatus nasi inferior, Meatus nasi media, Perhatikan gambar anatomi faring di atas. Pada gambar, faring dibagi menjadi nasofaring, orofaring, dan laringofaring. Salah satu bagian faring berfungsi sebagai jalur bersama antara sistem respirasi dan sistem digestif, serta mengandung tonsilla palatina yang berperan dalam pertahanan imun. Bagian faring yang dimaksud adalah..., Aditus laryngis, Laringofaring, Recessus piriformis, Nasofaring, Orofaring, Perhatikan gambar anatomi laring di atas. Saat proses menelan, suatu struktur akan bergerak untuk membantu menutup jalan masuk ke laring, sehingga makanan tidak masuk ke saluran respirasi. Struktur yang dimaksud adalah..., Cartilago arytenoidea, Epiglottis, Cartilago cricoidea, Cartilago thyroidea, Plica vocalis, Perhatikan gambar anatomi trakea dan bronkus di atas. Seorang pasien mengalami aspirasi benda asing ke saluran napas. Secara anatomi, benda asing tersebut lebih sering masuk ke bronkus utama kanan dibandingkan bronkus utama kiri. Alasan yang paling tepat adalah..., Bronkus utama kanan memiliki diameter lebih kecil dan lebih horizontal, Bronkus utama kanan memiliki percabangan lebih sedikit dibandingkan bronkus kiri, Bronkus utama kanan lebih pendek, lebih lebar, dan lebih vertikal, Bronkus utama kanan langsung berhubungan dengan bronkiolus respiratorius, Bronkus utama kanan lebih panjang dan lebih horizontal, Perhatikan gambar struktur alveolus di atas. Pada proses pertukaran gas, oksigen dari udara alveolus harus berdifusi menuju kapiler darah, sedangkan karbon dioksida berdifusi dari darah menuju alveolus. Proses tersebut membutuhkan suatu struktur yang sangat tipis agar difusi gas berlangsung secara efisien. Struktur sel yang terutama berperan dalam membentuk permukaan tipis tersebut adalah..., Pneumosit tipe I, Pneumosit tipe II, Sel goblet, Makrofag alveolar, Sel otot polos bronkus, Seorang mahasiswa memperhatikan bahwa salah satu lubang hidungnya terasa lebih tersumbat selama beberapa jam, kemudian berganti ke sisi lainnya tanpa adanya penyakit. Mekanisme fisiologis yang paling tepat adalah ..., Kontraksi bergantian otot dilator nares, Vasokonstriksi bergantian arteriol mukosa hidung, Aktivitas silia bergantian pada kedua rongga hidung, Produksi mukus bergantian oleh kelenjar seromukosa, Vasodilatasi dan kongesti bergantian pada concha nasalis, Seorang pasien mengalami edema mukosa hidung sehingga diameter rongga hidung berkurang. Perubahan tersebut menyebabkan peningkatan resistensi aliran udara. Prinsip fisiologis yang paling menjelaskan kondisi ini adalah ..., Resistensi berbanding terbalik dengan radius⁴, Resistensi berbanding terbalik dengan radius², Resistensi hanya dipengaruhi panjang jalan napas, Resistensi tidak dipengaruhi radius, Resistensi berbanding lurus dengan radius, Partikel asing masuk ke trakea dan mengaktivasi reseptor mekanik. Jalur aferen utama refleks batuk berasal dari ..., Nervus olfaktorius, Nervus vagus, Nervus glossopharyngeus, Nervus hypoglossus, Nervus trigeminus, Pada orang sehat, sebagian udara inspirasi tidak ikut melakukan pertukaran gas karena berada di saluran konduksi. Volume tersebut disebut ..., Vital capacity, Tidal volume, Functional residual capacity, Anatomical dead space, Residual volume, Seorang pasien mengalami obstruksi bronkus sehingga ventilasi pada suatu area paru sangat menurun, tetapi perfusinya masih berlangsung. Kondisi ini paling sesuai dengan ..., Tidak terjadi pertukaran gas sama sekali di seluruh paru, Dead space fisiologis murni, V/Q rendah, V/Q tinggi, V/Q = 1, Seorang pasien wanita berusia 28 tahun mengeluh sering bersin-bersin dan hidung tersumbat setiap kali terpapar debu. Pasien bekerja sebagai pengemudi bus interkota dan meminta obat yang tidak menyebabkan kantuk agar tidak mengganggu pekerjaannya. Obat antihistamin manakah yang paling tepat diresepkan?, Dimenhydrinate, Promethazine, Diphenhydramine, Chlorpheniramine maleate (CTM), Cetirizine, Dekongestan sistemik seperti pseudoefedrin sering digunakan untuk meredakan hidung tersumbat pada kasus rinitis. Bagaimana mekanisme kerja utama dari obat kelompok ini dalam meredakan penyumbatan hidung?, Memblokir reseptor muskarinik M3 pada kelenjar mukosa, Mencegah degranulasi sel mast dan pelepasan histamin, Mengstimulasi reseptor alfa-1 adrenergik yang menyebabkan vasokonstriksi pembuluh darah mukosa hidung, Menginhibisi reseptor H1 secara kompetitif pada pembuluh darah, Menginhibisi enzim siklooksigenase (COX) untuk menekan sekresi mukus, Pada auskultasi paru seorang pasien asma yang sedang mengalami eksaserbasi, terdengar suara napas tambahan kontinu bernada tinggi (mengkrist/ wheezing) terutama saat ekspirasi. Patofisiologi utama yang menyebabkan timbulnya suara ini adalah:, Penyempitan lumen saluran napas bawah akibat bronkospasme, edema mukosa, atau akumulasi sekret, Penumpukan cairan transudat bebas di dalam rongga pleura, Gesekan antara lapisan pleura viseral dan parietal yang meradang, Pembukaan mendadak saluran napas kecil (alveoli) yang sebelumnya kolaps, Turbulensi udara di saluran napas atas (laring/trakea) akibat obstruksi parsial, Suara tambahan paru apakah ini?, Vesikular, Wheezing, Bronkial, Stridor, Ronkhi, Suara tambahan napas apakah ini?, Stridor, Ronkhi, Vesikular, Bronkial, Wheezing, Faringitis akut. Pada pemeriksaan klinis, manakah gambaran yang lebih mengarah pada faringitis bakteri dibandingkan faringitis viral?, Rinore dan bersin, Batuk disertai suara serak, Batuk dan pilek, Suara serak dan konjungtivitis, Demam, eksudat tonsil, limfadenopati servikal anterior, dan tidak disertai batuk, Faringitis akut. Seorang pasien mengalami faringitis akut disertai batuk, rinore, suara serak, dan konjungtivitis. Etiologi virus yang paling mungkin adalah…, Adenovirus, Candida albicans, Corynebacterium diphtheriae, Fusobacterium necrophorum, Streptococcus pyogenes, Tonsilitis akut. Gambaran klinis yang paling sesuai dengan tonsilitis akut adalah…, Tonsil mengecil tanpa inflamasi, Ulkus dalam pada palatum, Tonsil membesar, hiperemis, dan dapat disertai detritus, Vesikel pada mukosa hidung, Paralisis pita suara, Tonsilitis difteri. Seorang anak mengalami nyeri tenggorok dan demam. Pada tonsil ditemukan pseudomembran putih keabu-abuan yang melekat kuat. Saat dicoba dilepaskan, membran sulit terangkat dan dapat menyebabkan perdarahan. Diagnosis paling mungkin adalah…, Tonsilitis streptokokus, Tonsilitis difteri, Abses peritonsil, Kandidiasis tonsil, Tonsilitis viral, Komplikasi tonsilitis. Pasien dengan riwayat tonsilitis akut mengalami nyeri tenggorok hebat unilateral, suara berubah menjadi hot potato voice, dan sulit membuka mulut. Komplikasi yang paling mungkin adalah…, Sinusitis akut, Laringitis akut, Otitis media akut, Abses peritonsil, Abses retrofaring
0%
Game 👍
Share
Share
by
Rennmaul2
Edit Content
Save
Like
Print
Embed
More
Assignments
Leaderboard
Show more
Show less
This leaderboard is currently private. Click
Share
to make it public.
This leaderboard has been disabled by the resource owner.
This leaderboard is disabled as your options are different to the resource owner.
Revert Options
Quiz
is an open-ended template. It does not generate scores for a leaderboard.
Log in required
Visual style
Fonts
Subscription required
Options
More like this
Tiada Nyamuk Tiada Penyakit PK Tahun 3
by
G54267177
Crossword
4
Problemi di salute
by
Giada54
Speaking cards
8
Simptom Haid
by
Wawaurewa01
Wordsearch
4
Pendidikan Kesihatan Tahun 5 : Bahan Inhalan
by
Gipg004486
Quiz
7
Som nasal
by
Mirian48
Quiz
8
Health problems complaining
by
Mariiavoloshyna
Speaking cards
8
Sains Tingkatan 3 : Kesan terhadap Sistem Respirasi / Effects on Respiratory Systems by Jane
by
Ftacademy01
Match up
7
Copy In the hospital: Health problems
by
Ngphuong1811
Wordsearch
5
AI Enhanced: This activity contains content generated by AI.
Learn more.
Switch template
Show all
Open results
Copy link
QR code
Delete
Continue editing:
?