Majas Personifikasi, Matahari tersenyum cerah menyambut pagi yang indah., Angin malam berbisik lembut di telingaku seolah menyampaikan pesan rahasia, Ombak berlari-lari mengejar kaki-kaki anak kecil di tepi pantai., Buku-buku itu berteriak meminta untuk dibaca dari rak yang penuh debu., Hujan menangis sepanjang malam mengenang kepergian kekasihnya., Majas Ironi, "Bagus sekali hasil ujianmu," kata ibu sambil menatap lembar nilai yang penuh angka merah., "Aduh, pinter banget sih kamu!" ujar Andi melihat temannya menjatuhkan piring hingga pecah., "Wah, rapih sekali kamar ini!" sindir ibu melihat kamar yang berantakan penuh baju berserakan., "Hebat, kau berhasil datang tepat waktu," kata guru kepada murid yang datang terlambat 30 menit., "Terima kasih atas bantuannya yang sangat berarti," ucap Rina dengan nada kesal karena temannya malah membuat masalah semakin rumit., Majas Hiperbola, Suaranya menggelegar hingga membuat gedung bertingkat runtuh., Aku sudah menunggu berjam-jam padahal baru lima menit sejak ia pergi., Tangisnya membanjiri seluruh desa saat mendengar kabar duka itu., Rasa lapar ini mampu membuatku memakan seekor sapi utuh sekaligus., Hati-hati, kau membuatku jatuh cinta hanya dengan satu senyumanmu.

Leaderboard

Visual style

Options

Switch template

Continue editing: ?