Seorang pekerja batik melakukan aktivitas nyanting dengan posisi duduk membungkuk. Kepala berada dalam posisi cervical flexion, sedangkan bahu mengalami elevasi dan protrakasi. Intervensi ergonomi yang paling sesuai adalah …, Meningkatkan durasi kerja dalam posisi yang sama, Menyesuaikan tinggi meja dan posisi duduk dengan antropometri pekerja, Mengurangi pencahayaan agar pekerja lebih rileks, Meningkatkan beban kerja untuk memperkuat otot, Dalam sebuah industri, pekerja mengalami keluhan low back pain akibat posisi berdiri dan membungkuk secara berulang. Fisioterapis melakukan analisis postur, range of motion (ROM), serta memberikan edukasi pencegahan cedera. Peran fisioterapis tersebut adalah, Administrative manager, Workplace injury prevention specialist, Financial consultant, Production supervisor, Seorang pekerja bagian pengemasan melakukan gerakan repetitive wrist flexion and extension selama 8 jam. Pekerja mengeluhkan kesemutan pada ibu jari, telunjuk, dan jari tengah. Faktor risiko yang paling relevan adalah …, Repetitive movement dan inadequate recovery, Peningkatan kekuatan otot tungkai, Penurunan fleksibilitas sendi panggul, Posisi kepala netral, Dua pekerja melakukan tugas yang sama dengan posisi standing posture selama 6 jam. Pekerja pertama memiliki riwayat cedera lumbar spine, sedangkan pekerja kedua memiliki kapasitas fisik yang lebih baik. Faktor yang perlu dianalisis adalah …, Warna pakaian kerja, Usia dan gender, Musculoskeletal status, fitness, dan injury history, Kecepatan mesin produksi, Seorang pekerja gudang mengangkat kotak seberat 10 kg sebanyak 40 kali per jam. Saat mengangkat, pekerja melakukan trunk flexion dan knee extension secara berulang. Komponen task analysis yang perlu diperiksa adalah, Load, frequency, duration, dan body position, Vital Sign, Workstation dan Workload, Psikolosocial, Pekerja kantor mengeluhkan neck pain dan ketegangan pada upper trapezius. Pemeriksaan menunjukkan monitor terlalu rendah, meja terlalu tinggi, dan kursi tidak memiliki dukungan lumbar. Aspek yang perlu dianalisis adalah, Workstation design dan environmental factors, Repetitive task mengetik, Masa kerja dan durasi kerja, Upper Extrimity Posture, Pada sebuah perusahaan ditemukan banyak pekerja mengalami musculoskeletal disorders, terutama pada cervical spine dan lumbar spine. Penanganan melibatkan fisioterapis, dokter okupasi, ahli K3, dan ergonom. Pendekatan ini disebut, Individual treatment approach, Multidisciplinary approach, Pharmacological approach, Enviromental approach, Fisioterapis menemukan bahwa posisi kerja seorang pekerja dapat menyebabkan tekanan berlebih pada intervertebral disc dan jaringan otot. Fisioterapis kemudian memberikan rekomendasi perubahan posisi kerja untuk mencegah cedera. Prinsip Islam yang sesuai adalah …, Meningkatkan produktivitas tanpa memperhatikan kesehatan, Mengabaikan keluhan pekerja, La darar wa la dirar, La darir wa la dirur, Seorang pekerja mengalami shoulder pain, keterbatasan cervical ROM, dan kelelahan setelah bekerja. Fisioterapis ingin menyusun intervensi ergonomi yang komprehensif. Langkah yang tepat adalah, Hanya memberikan latihan penguatan otot, Menganalisis faktor individu, tugas, dan lingkungan kerja, Mengganti semua pekerja dengan pekerja baru, Menganalisis faktor workload dan psikolosocial, Seorang pekerja menggunakan komputer selama 8 jam dengan posisi forward head posture. Kondisi ini meningkatkan beban mekanis pada struktur cervical spine dan menyebabkan ketegangan pada upper trapezius serta levator scapulae. Mekanisme yang paling sesuai adalah, Penurunan beban pada otot ekstensor leher, Peningkatan momen eksternal dan aktivitas otot leher, Peningkatan ROM cervical secara otomatis, Penurunan tekanan pada seluruh struktur servikal, Seorang pekerja melakukan gerakan menoleh ke kanan dan kiri secara berulang saat mengamati mesin. Gerakan rotasi kepala terutama melibatkan hubungan antara …, C0-C1, C1-C2, C2-C3, C1-C3, Seorang pekerja melakukan gerakan cervical flexion secara berlebihan ketika memeriksa benda di bawah meja. Struktur ligamen yang berperan dalam membatasi gerakan fleksi dan membantu stabilitas posterior adalah, Posterior longitudinal ligament dan interspinous ligament, Anterior longitudinal ligament, Transverse ligament dan Ligamentum teres, Anterior longitudinal ligament dan Transverse ligament, Seorang pekerja mengangkat barang berulang kali hingga menyebabkan nyeri pada area leher dan bahu. Pemeriksaan menunjukkan peningkatan ketegangan pada upper trapezius dan levator scapulae. Fungsi utama otot tersebut yang berkaitan dengan aktivitas adalah, Membantu elevasi scapula, Menghasilkan wrist flexion, Membantu rotasi scapula, Menghasilkan wrist extention, Seorang pekerja mengangkat kotak sambil melakukan rotasi tubuh ke kanan. Fisioterapis ingin mengukur gerakan trunk rotation, hip flexion, dan shoulder movement pada beberapa bidang. Metode yang sesuai adalah …, Static observation, Three-dimensional biomechanical modeling, Two-dimensional biomechanical modeling, Multi-dimensional biomechanical modeling, Seorang pekerja memiliki kapasitas pengangkatan aman sebesar 10 kg, tetapi tuntutan pekerjaannya mengharuskan mengangkat beban 15 kg secara berulang. Berdasarkan prinsip Task Demand < Human Capacity, kondisi tersebut menunjukkan, Task demand lebih rendah daripada human capacity, Human capacity meningkat secara otomatis, Task demand melebihi human capacity, Tidak ada risiko biomekanika

Leaderboard

We are currently working on improving the Leaderboard functionality. Please help us by offering your feedback.

Give Feedback

Visual style

Options

We are currently working on improving the Activity Settings. Please help us by offering your feedback.

Give Feedback

Switch template

Continue editing: ?