Saat ujian berlangsung, Fikri merasa panik karena ada beberapa soal yang belum bisa ia jawab. Teman sebangkunya diam-diam membuka catatan kecil yang diselipkan di bawah meja. Temannya kemudian berbisik, “Lihat aja nomor 5, biar sama-sama aman. Jangan sampai nilai kita jelek.” Fikri tahu bahwa melihat jawaban tersebut termasuk kecurangan, tetapi ia juga takut mendapatkan nilai rendah dan merasa tidak enak jika menolak bantuan temannya., Pagi itu, Bima terlambat bangun sehingga tidak mengikuti salah satu kegiatan yang diwajibkan. Ketika pembina bertanya kepada temannya, Dimas, mengapa Bima tidak hadir, Bima meminta Dimas mengatakan bahwa ia sedang sakit. “Tolong bantu aku kali ini. Kalau ketahuan, aku bisa kena sanksi,” kata Bima. Dimas merasa serba salah. Ia ingin membantu temannya, tetapi ia juga tahu bahwa alasan tersebut tidak benar., Seusai salat berjamaah, Aldi menemukan sebuah dompet di bawah rak sandal. Di dalamnya terdapat sejumlah uang dan kartu identitas milik salah satu santri. Tidak ada seorang pun yang melihat ketika Aldi menemukannya. Temannya berkata, “Simpan saja dulu. Kalau tidak ada yang mencari, lumayan buat jajan.” Aldi sebenarnya membutuhkan uang untuk membeli sesuatu, tetapi ia juga tahu bahwa dompet tersebut bukan miliknya., Kamu mendapat jadwal piket kamar bersama beberapa teman. Hari itu kamu sedang capek dan temanmu mengajak, “Udah, nggak usah piket. Nanti kalau ditanya bilang aja tadi sudah dibersihkan.” Teman-teman yang lain juga setuju karena merasa tidak akan ada yang mengecek. Kamu sebenarnya tahu kamar masih berantakan, tetapi kalau kamu tetap membersihkan sendiri, kamu takut dianggap terlalu serius dan tidak kompak dengan teman., Saat mengerjakan tugas kelompok, Aji melihat salah satu anggota kelompok memasukkan nama temannya yang sebenarnya tidak ikut mengerjakan tugas. Temannya berkata, “Sudahlah, jangan dibahas. Dia juga teman kita. Nanti kalau dilaporkan, dia bisa kena masalah.” Aji memahami bahwa hal tersebut tidak adil bagi anggota lain yang benar-benar bekerja. Namun, ia khawatir jika mengatakan yang sebenarnya, teman-temannya akan menganggapnya sebagai pengkhianat atau “sok paling benar”.
0%
Daftar Item
Share
Share
by
U21454500
Edit Content
Save
Like
Print
Embed
More
Assignments
Leaderboard
Show more
Show less
This leaderboard is currently private. Click
Share
to make it public.
This leaderboard has been disabled by the resource owner.
This leaderboard is disabled as your options are different to the resource owner.
Revert Options
Spin the wheel
is an open-ended template. It does not generate scores for a leaderboard.
Log in required
Visual style
Fonts
Subscription required
Options
AI Enhanced: This activity contains content generated by AI.
Learn more.
Switch template
Show all
Open results
Copy link
QR code
Delete
Continue editing:
?