Apa yang dimaksud dengan trauma secara umum?, Kondisi ketika seseorang merasa sangat bahagia, Pengalaman yang dapat menimbulkan tekanan psikologis, Keadaan seseorang yang selalu percaya diri, Proses seseorang belajar hal baru, Apa tujuan utama konseling traumatik?, Membuat konseli melupakan semua pengalamannya, Menghindari semua orang di sekitarnya, Membantu konseli mengatasi dampak trauma dan membangun rasa aman, Membuat konseli selalu mengikuti keinginan konselor, Teknik permainan dalam konseling kelompok digunakan untuk membantu konseli dalam hal apa?, Mengekspresikan perasaan dan membangun interaksi, Menghindari komunikasi dengan orang lain, Menyembunyikan semua perasaan, Membandingkan masalah setiap anggota, Mengapa konseling kelompok dapat membantu konseli yang mengalami trauma?, Karena konseli harus menceritakan semua masalahnya, Karena konseli dapat memperoleh dukungan dari anggota kelompok, Karena konselor tidak perlu mendampingi kelompok, Karena semua anggota pasti memiliki pengalaman yang sama, Salah satu tujuan penggunaan teknik permainan adalah ...., Menambah rasa takut konseli, Membuat konseli bergantung pada orang lain, Mengurangi kecemasan dan membantu mengekspresikan emosi, Membatasi hubungan sosial konseli, Tahap awal dalam pelaksanaan konseling kelompok bertujuan untuk ...., Mengakhiri seluruh kegiatan, Membangun rasa aman dan mengenalkan anggota kelompok, Menilai kesalahan anggota, Memaksa konseli menceritakan traumanya, Pada tahap transisi, konselor membantu anggota kelompok untuk ...., Menyesuaikan diri dan membangun kepercayaan, Segera mengakhiri konseling, Menghindari kegiatan kelompok, Menentukan anggota yang paling bermasalah, Tahap kerja dalam konseling kelompok berfokus pada ...., Pembagian nilai kepada anggota, Pengenalan emosi dan kegiatan untuk membantu mengatasi masalah, Pemilihan ketua kelas, Pengakhiran hubungan antaranggota, Apa yang dilakukan pada tahap penutup konseling kelompok?, Memberikan masalah baru, Menghindari evaluasi kegiatan, Melakukan refleksi dan evaluasi kegiatan, Memulai perkenalan dari awal, Permainan ice breaker atau permainan pembuka dapat digunakan untuk ...., Membantu mencairkan suasana dan membangun kenyamanan, Membuat anggota merasa tertekan, Menguji keberanian menceritakan trauma, Menentukan siapa yang paling kuat, Apa yang dimaksud dengan gejala pengalaman ulang (re-experiencing) pada trauma?, Melupakan semua kejadian masa lalu, Merasa kejadian traumatis seolah-olah terulang kembali, Selalu merasa senang saat bermain, Tidak ingin belajar hal baru, Gejala penghindaran (avoidance) ditunjukkan dengan perilaku ...., Menjauhi tempat atau hal yang mengingatkan pada trauma, Mudah bergaul dengan semua orang, Selalu ingin menjadi pemimpin, Berani menghadapi semua situasi tanpa rasa takut, Salah satu dampak trauma pada kegiatan belajar anak adalah ...., Selalu mendapat nilai tinggi, Menjadi lebih aktif mengerjakan tugas, Sulit berkonsentrasi dan kurang bersemangat belajar, Tidak pernah merasa cemas, Apa tujuan permainan Nameplate pada tahap awal konseling kelompok?, Menguji kemampuan akademik, Membantu anggota saling mengenal dan mencairkan suasana, Menentukan anggota yang paling bermasalah, Mengakhiri kegiatan konseling, Permainan yang dilakukan secara berkelompok dapat membantu meningkatkan ...., Persaingan yang tidak sehat, Rasa curiga terhadap orang lain, Keinginan untuk menyendiri, Kerja sama dan keterampilan sosial, Mengapa konselor perlu memilih permainan sesuai kondisi konseli?, Agar permainan selalu sulit dilakukan, Agar semua konseli melakukan kegiatan yang sama tanpa pengecualian, Agar permainan sesuai dengan kebutuhan dan tidak memicu ingatan traumatis, Agar konseli tidak perlu berinteraksi, Salah satu kelebihan teknik permainan dalam konseling traumatik adalah ...., Membantu konseli mengekspresikan emosi yang sulit diungkapkan, Menjamin trauma langsung hilang dalam satu pertemuan, Membuat konseli tidak membutuhkan dukungan, Menghilangkan kebutuhan akan pendampingan konselor, Apa salah satu kendala dalam konseling kelompok dengan teknik permainan?, Konseli pasti selalu aktif, Tidak semua konseli merasa nyaman mengikuti permainan, Semua anggota memiliki kebutuhan yang sama, Kerahasiaan selalu terjamin sepenuhnya, Mengapa kerahasiaan penting dalam konseling kelompok?, Agar konselor dapat membandingkan masalah anggota, Agar anggota tidak perlu mengikuti aturan, Agar pengalaman pribadi konseli dapat disebarkan, Agar konseli merasa aman saat berbagi pengalaman, Apa yang sebaiknya dilakukan konselor jika suatu permainan membuat konseli merasa tidak nyaman atau teringat pengalaman traumatis?, Memaksa konseli melanjutkan permainan, Mengabaikan reaksi konseli, Memperhatikan kondisi konseli dan menyesuaikan atau menghentikan kegiatan bila diperlukan, Meminta anggota lain menertawakan konseli
0%
permainan
Share
Share
by
Athanafian697
Mahasiswa
Edit Content
Save
Like
Print
Embed
More
Assignments
Leaderboard
Show more
Show less
This leaderboard is currently private. Click
Share
to make it public.
This leaderboard has been disabled by the resource owner.
This leaderboard is disabled as your options are different to the resource owner.
Revert Options
Maze chase
is an open-ended template. It does not generate scores for a leaderboard.
Log in required
Visual style
Fonts
Subscription required
Options
AI Enhanced: This activity contains content generated by AI.
Learn more.
Switch template
Show all
Open results
Copy link
QR code
Delete
Continue editing:
?