Seorang anak tukang becak berhasil menjadi seorang dokter spesialis telah menyelesaikan pendidikannya dengan beasiswa bentuk mobilitas sosial yang dialami anak tersebut adalah, mobilitas antargenerasi naik, mobilitas horizontal, mobilitas vetikal turun, mobilatas intragenerasi naik, faktor struktural yang dapat mempengaruhi mobilitas sosial merujuk pada, persuasif situasi politik yang tidak stabil, tingkat kemudahan akses terhadap pendidikan yang merata, perbedaan ras yang membatasi pergaulan, keinginan kuat individu untuk maju, dalam konteks pluralitas masyarakat mengelompokkan masyarakat berdasarkan mata pencaharian kekayaan dan pendidikan tersebut sebagai, Stratifikasi sosial, konsolidasi sosial, asimilasi sosial, diferensiasi sosial, sikap yang mengakui bahwa setiap masyarakat di Indonesia memiliki kebudayaan yang bernilai sama terlepas dari suku atau agama mereka disebut sebagai, toleransi, relativisme budaya, etnosentrisme, primordialisme, proses sosial dimana dua kebudayaan atau lebih bertemu dan saling mempengaruhi namun unsur-unsur kebudayaan asing tetap ada disebut, akomodasi, akulturasi, amalgamasi, asimilasi, seorang presiden direktur perusahaan multinasional tiba-tiba mengundurkan diri dan memilih menjadi petani di desa contoh ini menunjukkan mobilitas sosial, antar generasi, vertikal naik, vertikal turun, horizontal, masyarakat Indonesia yang terdiri dari berbagai macam agama seperti Islam Kristen Katolik Hindu Budha dan Konghucu menunjukkan adanya pluralitas berdasarkan, perbedaan ras, perbedaan agama, perbedaan pekerjaan, perbedaan suku bangsa, fungsi utama dari organisasi politik seperti partai politik sebagai saluran mobilitas sosial adalah, memberikan kesempatan kepada anggota untuk mencapai jabatan publik dan kekuasaan, menjadi tempat bagi individu untuk mendapatkan pendidikan formal tinggi, melakukan proses akulturasi antara budaya lama dan budaya baru, menyediakan modal bagi anggota untuk memulai usaha, prinsip bhinneka tunggal Ika mengandung makna penting dalam menjaga integrasi masyarakat yaitu, hanya satu budaya dominan yang diakui sebagai identitas nasional, mengutamakan kepentingan individu di atas kepentingan kelompok, meskipun berbeda-beda pada hakikatnya bangsa Indonesia adalah satu kesatuan, perbedaan suku dan agama harus dihilangkan untuk mencapai persatuan, faktor utama dari pluralitas masyarakat Indonesia harus dijaga dan dihormati adalah perbedaan dalam hal, tingkat pendidikan dan kekayaan individu, suku bangsa agama ras dan antargolongan, Sistem politik dan ideologi negara, teknologi dan infrastruktur.

Leaderboard

Visual style

Options

Switch template

)
Continue editing: ?