DPM sering dikritik tidak memiliki daya tawar terhadap BEM. Menurut Anda, di titik mana DPM kehilangan kekuatan institusionalnya, dan tindakan awal apa yang akan Anda lakukan untuk memulihkannya?, Tanpa menyebut nama individu, kebijakan seperti apa dari BEM yang menurut Anda paling rawan menyalahi aturan, dan bagaimana seharusnya DPM merespons secara konstitusional?, Jika terjadi ketidaksinkronan visi atau kinerja antara Ketua dan Wakil Ketua DPM, mekanisme penyelesaian apa yang akan Anda tempuh agar lembaga tidak stagnan?, Nilai moral apa yang wajib dijaga oleh pimpinan DPM, dan contoh perilaku apa yang menurut Anda cukup untuk mencabut legitimasi seorang pimpinan?, Bagaimana Anda memastikan proses pengambilan keputusan di DPM tidak dikuasai oleh kepentingan fraksi, kelompok, atau relasi personal tertentu?, Dalam situasi waktu jabatan terbatas, apakah Anda lebih mengutamakan output cepat atau penguatan sistem jangka panjang? Jelaskan pertimbangan kepemimpinan Anda., Apa bukti konkret kapasitas dan integritas Anda yang membuat mahasiswa layak mempercayakan fungsi kontrol dan legislasi kepada Anda?, Apakah legitimasi keputusan DPM ditentukan oleh kepatuhan terhadap aturan atau oleh penerimaan publik mahasiswa? Bagaimana Anda menyikapi jika keduanya bertentangan?, Jika evaluasi akhir menunjukkan DPM di bawah kepemimpinan Anda tidak efektif, aspek kepemimpinan apa yang paling perlu Anda koreksi?, Bagaimana strategi Anda dalam menyerap, mengelola, dan menindaklanjuti aspirasi mahasiswa agar tidak berhenti pada formalitas semata?.

Leaderboard

Visual style

Options

Switch template

)
Continue editing: ?