Di sebuah kabupaten pesisir, warga rutin mengadakan ritual petik laut sebagai ungkapan syukur kepada Tuhan (Parahyangan), yang dilanjutkan dengan pembersihan pantai bersama (Palemahan) agar ekosistem laut terjaga. Tindakan ini merupakan bentuk nyata dari..., Upaya mencari keuntungan ekonomi dari sektor pariwisata daerah., Implementasi Sila ke-3 melalui pelestarian karakteristik wilayah dan lingkungan., Pemenuhan kewajiban warga negara untuk membayar pajak lingkungan., Penyeragaman budaya agar seluruh wilayah kabupaten memiliki adat yang sama., Warga Desa Sukamaju ingin mengadakan acara kerja bakti membersihkan lingkungan pada hari Minggu pagi. Namun, sebagian warga berkeberatan karena harus beribadah di gereja pada jam yang sama. Sebagai bentuk penerapan Parahyangan dan Pawongan, keputusan musyawarah yang paling bijak adalah..., Mengubah jadwal kerja bakti menjadi siang hari atau sore hari agar semua warga dapat berpartisipasi tanpa meninggalkan kewajiban agama., Tetap melaksanakan kerja bakti pagi hari dan memberikan sanksi denda bagi yang tidak hadir., Membagi warga menjadi dua kelompok, kelompok yang beribadah tidak perlu ikut kerja bakti., Membatalkan acara kerja bakti karena dianggap tidak penting dibandingkan hari libur., Seorang siswa melihat adanya konflik antara warga asli dan pendatang di kabupatennya akibat perbedaan cara mengelola limbah rumah tangga. Jika siswa tersebut ingin meneladani sikap para perumus Pancasila, tindakan yang paling tepat adalah..., Memihak warga asli karena mereka adalah pemilik sah wilayah tersebut., Melaporkan kedua belah pihak ke polisi agar segera diberi sanksi tegas., Menjadi penengah dan mengajak musyawarah untuk mencari solusi yang menjaga keharmonisan, Membiarkan konflik tersebut karena merasa itu adalah urusan orang dewasa., Dalam konsep Tri Hita Karana, unsur Palemahan menekankan hubungan baik dengan alam. Jika dihubungkan dengan kewajiban warga negara di tingkat kabupaten/kota, manakah tindakan yang paling mencerminkan hal tersebut?, Mengadakan festival seni tahunan di pusat kota secara besar-besaran., Mengikuti pemilihan kepala daerah untuk memilih pemimpin yang jujur., Aktif dalam gotong royong membuat resapan air untuk mencegah banjir di lingkungan sekitar., Menuntut pemerintah daerah untuk membangun lebih banyak pusat perbelanjaan., Saat rapat karang taruna untuk acara bakti sosial, terjadi perbedaan pendapat yang tajam. Ketua rapat memutuskan untuk melakukan pemungutan suara (voting). Namun, seorang anggota mengusulkan agar tetap mengutamakan musyawarah mufakat. Alasan mendasar mengutamakan mufakat dalam bingkai Sila ke-3 adalah..., Agar keputusan yang diambil tidak merugikan anggaran keuangan organisasi., Menghindari perpecahan dan menjaga persatuan antaranggota, Mengikuti instruksi dari pembina karang taruna yang lebih senior., Memastikan acara bakti sosial mendapatkan izin dari pihak berwajib., Kabupaten X memiliki tradisi "Subak" (sistem irigasi) yang menjunjung tinggi keadilan distribusi air. Tradisi ini merupakan aksi nyata pelestarian budaya lokal yang memperkuat kerukunan karena..., Menunjukkan kekuatan teknologi pertanian masyarakat tradisional., Menggabungkan unsur spiritual (Parahyangan), sosial (Pawongan), dan alam (Palemahan)., Membatasi akses warga luar kabupaten untuk masuk ke wilayah pertanian tersebut., Menghilangkan perbedaan kasta dalam struktur masyarakat pedesaan., Sebuah komunitas melakukan kegiatan gotong royong membersihkan sampah di sungai, namun setelah dibersihkan, sampahnya dibakar di pinggir sungai sehingga menimbulkan polusi udara. Jika dianalisis dengan Tri Hita Karana, kegiatan tersebut..., Sudah benar karena sungai sudah bersih (Palemahan)., Kurang tepat, karena membersihkan sungai (Palemahan) namun mengabaikan kesehatan udara, sehingga tidak harmonis., Sudah sangat baik karena menunjukkan semangat Pawongan yang tinggi., Tidak perlu dipermasalahkan karena yang penting sungai sudah tidak tersumbat., Sebagai bagian dari kota yang memiliki sejarah perjuangan pahlawan nasional, aksi nyata yang mencerminkan Sila ke-3 dan nilai Parahyangan untuk melestarikan identitas budaya adalah..., Mengadakan napak tilas sejarah secara rutin untuk menumbuhkan rasa syukur kepada Tuhan dan kebanggaan atas jasa pahlawan., Menghapus situs sejarah dan menggantinya dengan mall modern agar kota terlihat maju., Menulis sejarah kota hanya untuk kepentingan ujian sekolah saja., Menyembunyikan sejarah kota agar tidak ditiru oleh kota lain., Untuk melestarikan budaya lokal di tengah gempuran budaya asing, sekelompok pemuda di kotamu merancang "Aksi Nyata Budaya" dengan mengajarkan tarian daerah kepada anak-anak setiap minggu. Kegiatan ini jika dikaitkan dengan Tri Hita Karana termasuk dalam unsur..., Pawongan, karena membangun interaksi sosial dan kepedulian antargenerasi., Parahyangan, karena menari adalah bentuk pemujaan kepada leluhur., Palemahan, karena tarian tersebut dilakukan di ruang terbuka hijau., Ekonomi, karena dapat menarik wisatawan asing untuk datang berkunjung., Perhatikan situasi berikut: "Rudi selalu membersihkan tempat ibadahnya dengan tulus (1), ia juga aktif membantu tetangga yang kesulitan (2), dan tidak pernah membuang sampah ke selokan (3)." Secara berurutan, perilaku Rudi mencerminkan konsep Tri Hita Karana yaitu..., Pawongan, Palemahan, Parahyangan., Parahyangan, Pawongan, Palemahan., Palemahan, Parahyangan, Pawongan., Parahyangan, Palemahan, Pawongan..

Leaderboard

Visual style

Options

Switch template

)
Continue editing: ?