Rima , Persamaan bunyi pada akhir baris puisi, Diksi , Pemilihan kata yang tepat oleh penyair, Amanat , Pesan moral yang ingin disampaikan penyair, Bait , Satu kesatuan baris dalam puisi, Larik , Satu baris dalam bait puisi, Tema , Ide pokok atau gagasan utama puisi, Imajinasi , Penggambaran panca indra dalam puisi, Tipografi , Tata wajah atau bentuk visual puisi, Personifikasi , Membandingkan benda mati seolah hidup, Metafora , Perbandingan langsung tanpa kata hubung, Hiperbola , Ungkapan yang melebih-lebihkan kenyataan, Simile , Perbandingan menggunakan kata seperti atau laksana, Ironi , Sindiran yang maknanya berlawanan dengan fakta, Litotes , Ungkapan rendah hati untuk merendah, Eufemisme , Penggantian kata kasar ke kata yang lebih halus, Paradoks , Dua hal yang seolah bertentangan padahal benar, Anafora , Pengulangan kata di awal setiap baris, Metonimia , Menggunakan merek atau atribut untuk nama benda, Onomatope , Kata yang menirukan bunyi alam atau benda, Sinekdohe , Gaya bahasa menyebut sebagian untuk keseluruhan, Repetisi - , Pengulangan bunyi dalam baris puisi, Parafrase , Proses mengubah puisi menjadi bentuk prosa, Nada , Sikap penyair terhadap pembaca dalam puisi, Elegi , Puisi yang mengungkapkan perasaan duka cita, Majas , Gaya bahasa yang digunakan untuk memperindah puisi.

Leaderboard

Visual style

Options

Switch template

Continue editing: ?